Rektor UNM Sikapi Polemik Pemilihan Ketua IKA

Editor : ifan Ahmad
Sikap Rektor UNM yang dibacakan oleh ketua tim Adhock, Prof Hasnawi di ruang rapat Rektorat UNM, lantai 7 menara Phinisi, Rabu (28/12/2016)
Sikap Rektor UNM yang dibacakan oleh ketua tim Adhock, Prof Hasnawi di ruang rapat Rektorat UNM, lantai 7 menara Phinisi, Rabu (28/12/2016)
Online24, Makassar – Polemik pemilihan Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) cukup berkepanjangan dan menimbulkan kegelisahan di antara alumni.  Pada Musyawarah Besar (Mubes) Andi Jamaro Dulung (AJD) terpilih melalui hasil Musyawarah Besar (Mubes) IKA UNM di Hotel Lamacca pada tanggal 7-8 Mei 2016. Namun segelintir alumni tak sepakat dengan hasil itu.
Tidak ingin melihat masalah IKA UNM terus berlarut-larut tanpa ada penyelesaian, Rektor UNM mengeluarkan sikap yang tertulis di selebaran yang dibacakan oleh tim Adhock yang dibentuk oleh Rektor UNM dalam bentuk Presidium yang beranggotakan alumni yang diyakini memiliki kemampuan dan kredibilitas dalam melaksanakan tugas penyelesaian masalah Mubes VI IKA UNM.
Sikap Rektor UNM yang dibacakan oleh ketua tim Adhock, Prof Hasnawi di ruang rapat Rektorat UNM, lantai 7 menara Phinisi, Rabu (28/12/2016), menjelaskan bahwa sikap yang diambil Rektor ada 4 poin, yaitu pertama, penyelesaian masalah sekaitan dengan pelaksanaan Mubes IV IKA UNM diambil alih oleh Rektor UNN periode 2016-2020. Kedua, Rektor UNM membentuk tim Adhock dalam bentuk presidium untuk menyelesaikan masalah Mubes IV IKA UNM.
Ketiga, Tim Adhock akan bekerja secara independen, objektif, transparan dan akuntabel dan mempersiapkan penyelenggaraan Mubeslub IKA UNM dengan waktu yang tidak terlalu lama. Dan keempat, semua kegiatan atau aktivitas yang mengatasnamakan IKA UNM dan tidak mendapat persetujuan dari tim Adhock/Presidium dinyatakan tidak sah.
“Baik dengan ini saya sampaikan sikap yang diambil oleh Rektor UNM Prof Dr Husain Syam ada 4 Poin sesuai yang dituliskan beliau dalam surat yang saya bacakan ini,” ujar ketua Tim Adhock, Prof Hasnawi di ruang rapat Rektorat UNM.
Olehnya itu, melalui sikap Rektor UNM yang dibacakan oleh ketua Tim Adhock, Prof Hasnawi, Rektor UNM berharap agar 4 poin yang telah disimpulkan dapat dimengerti oleh semua pihak demi kemajuan kelembagaan IKA UNM.
“Olehnya itu, Rektor berharap agar 4 Poin itu dapat diterima oleh semua pihak demi kemajuan dan kemaslahatan kelembagaan IKA UNM,” tutupnya.