Jelang Tahun Baru, Ribuan Pil Ekstasi Diamankan Polda Sulsel

Editor : Asri Muhammad
Kabid Humad Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani (tengah) bersama Wadir Reserse Narkoba Polda Sulsel, Akbp Totok Triwibowo (kiri) dan Kasubdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, Ardiansyah (kanan) menunjukan barang bukti narkoba jenis ekstasi yang berhasil diamankan saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Makassar, Kamis (29/12/2016).
Kabid Humad Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani (tengah) bersama Wadir Reserse Narkoba Polda Sulsel, Akbp Totok Triwibowo (kiri) dan Kasubdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, Ardiansyah (kanan) menunjukan barang bukti narkoba jenis ekstasi yang berhasil diamankan saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Makassar, Kamis (29/12/2016).

Online24, Makassar – Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sulsel berhasil menggagalkan pengedaran 2000 pil ekstasi di Makassar, Senin (26/12/2016). Barang haram tersebut rencananya akan diedarkan di pergantian malam Tahun Baru 2017.

“Kita sita 2000 pil ekstasi merek pinguin warna merah putih, dari seorang pemuda berinisial DN (44). Rencananya, barang akan diedarkan pada malam pergantian tahun di Makassar,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, saat menggelar press realees di Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan, Kamis (29/12/2016).

Pelaku DN diamankan di Pelabuhan Soekarno Hatta, usai melakukan penyelidikan dan pengembangan. Sebelumnya, polisi mendapatkan laporan adanya narkoba masuk ke Makassar melalui jalur laut.

“Kita mendapat informasi dari masyarakat dan kita lakukan penyelidikan dan pengembangan sehingga berhasil mengamankan DN di Pelabuhan Soekarno Hatta, Senin kemarin (26/12/2017),” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 2000 pil ekstasi yang dikemas dalam 27 sachet dan dibagi menjadi 13 sachet berisi 100 butir dan 14 sachet berisi 50 butir.

Pil ekstasi tersebut, kemudian disembunyikan di dalam sepasang sepatu berwarna hitam yang di simpan di dalam koper kecil. Selain ekstasi, koper dan sepasang sepatu polisi juga berhasil mengamankan 8 unit handphone.

Usai menangkap DN, polisi melakukan pengembangan dan mberhasil meringkus 3 tersangka lainnya.

Mereka adalah AS (30) yang berperan sebagai penerima barang berhasil diamankan polisi di Basement Karebosi Link, Senin (26/12/2016). Sementara dua tersangka lainnya MR (60) dan AN (34) diamankan polisi, Selasa (27/12/2016). MR diamankan di Jalan Ahmad Yani Makassar, sekitar pukul 17.30 wita, sementara AN diamankan di Jalan Gunung Latimojong sekitar pukul 20.00 wita.

“MR memesan 300 butir, sementara AN memesan 120 butir,” tambahnya.

DN terpaksa dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara usai ditembak polisi, karena berusaha kabur.

[fbcomments]