Penyaluran Kredit Perbankan di Sulsel Tumbuh 12,75 persen

Reporter :
Editor : Lucky
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat

Online24, Makassar – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan mencatat penyaluran kredit perbankan di Sulsel mencapai Rp 102,93 triliun atau tumbuh sebesar 12,75 persen secara year over year (yoy).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat, saat konferensi pers di menara Bosowa lantai 11, Rabu (4/1/2017). Ia menyebutkan, pertumbuhan kredit tertinggi dicatat oleh kredit investasi sebesar 14,65 persen, diikuti konsumsi 12,67 persen, dan modal kerja 11,90 persen.

“Secara sektoral, pertumbuhan kredit tertinggi tercatat pada industri pengolahan sebesar 43,75 persen, diikuti pertanian, perburuan, dan kehutanan 39,65 persen, dan perikanan 36,26 persen,” ungkap Wiwiek.

Kota Makassar menjadi penyaluran kredit tertinggi yaitu sebesar 65,56 persen, diikuti Kota Parepare 5 persen, dan Kota Palopo sebesar 3,35 persen.

Sedangkan pembiayaan perbankan syariah yang disalurkan pada bulan November 2016 tercatat sebesar Rp 5,77 triliun, hal mana mengalami kontraksi sebesar 0,15 persen.

Pertumbuhan pembiayaan tertinggi dicatat oleh pembiayaan konsumsi 3,11 persen diikuti pembiayaan modal kerja 1,58 persen, sementara pembiayaan investasi mengalami kontraksi 11,03 persen.

“Secara sektoral, pertumbuhan pembiayan tetinggi tercatat pada industri pengolahan 33,13 persen, kontruksi 27,21 persen, serta pertanian perburuan dan kehutanan 23,84 persen,” papar Wiwiek.(*)