Daya Beli Masyarakat Tidak Terpengaruh Terhadap Naiknya Harga Cabai

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Varian cabai
Varian cabai

Online24, Makassar – Kenaikan harga cabai rawit yang sempat menembus Rp 100.000 per kilogram ternyata tak mempengaruhi daya beli masyarakat. Kebutuhan masyarakat akan cabai membuat konsumen tetap membeli berapapun harganya.

Daeng Asih, salah satu penjual sembako di pasar Pa’baeng-baeng mengatakan untuk komoditi cabai tidak pernah sepi pembeli.

“Pembeli tidak pernah sepi meski kemarin harganya malah sekali. Kebanyakan penjual bakso yang tetap membeli. Karena kan penjual bakso tidak enak kalau tidak ada lombok tumisnya,”ujarnya.

Senada dengan Daeng Asih, Yono seorang pedagang pangsit dan bakso dikawasan Jalan Andi Tonro mengaku tetap membeli cabai untuk keperluan dagangannya.

“Mau tidak mau, berapapun harganya tetap kita harus beli. Karena dagangan saya kan wajib pakai cabai,” ujar pria bernama lengkap Maryono tersebut.

Begitupula yang dirasakan oleh Indah. Warga yang tinggal di daerah Bontoduri ini mengaku tetap membeli cabai karena suaminya pecinta makanan pedas.

“Suami saya tidak bisa makan kalau tidak ada lombok (sambal). Karena itu ya berapapun harganya tetap dibeli,” ujarnya.

Meski sempat mengalami kenaikan harga hingga menembus Rp 100.000 per kilogram, hari ini harga cabai berangsur-angsur turun menjadi Rp 70.000 per kilogram