Harga Cabai Melonjak, SYL : Stok Kita Melimpah

Editor : ifan Ahmad
Gubernur Sulsel, Syahrul YL didampingi Kadis Pendidikan Sulsel, Irman YL
Gubernur Sulsel, Syahrul YL didampingi Kadis Pendidikan Sulsel, Irman YL

Online24, Makassar – Belakangan ini harga cabai disejumlah daerah mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi. Bahkan, harga cabai rawit merah diwilayah Kalimantan mencapai angka Rp 200 ribu per kg.

Fenomena seperti ini sangat jarang terjadi, bahkan sejak 7 tahun lalu harga lonjakan tertinggi komoditas cabai dikisaran Rp 90 – 100 ribu per kg. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengaku Sulsel masih memiliki stok cabai yang aman.
Dirinya mengaku hanya tidak ingin terburu-buru mengeluarkan stok tersebut karena dikhawatirkan akan menimbulkan masalah yang sama di Sulsel.
“Saya punya stok, cuma saya tidak mau buru-buru kasih keluar. Karena bisa saja kita kasi keluar daerah lain terima kemudian besok kita (Sulsel) bersoal,” kata Syahrul.
SYL justru menganggap, harga cabai seperti didaerah Kalimantan yang mencapai Rp 200 ribu per kg adalah momen yang tepat bagi para petani untuk meraup keuntungan.
“Iya, tapi tidak semeningkat daerah lain. Masa disana 200 kita mau biarin tetap 30 disini. Kasian juga petaninya, kapan lagi dia mau dapat uang,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Holtikultura Sulsel, Fitriani mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pemantauan disejumlah daerah yang produksi cabainya banyak.
Nantinya, akan dilakukan distribusi ke daerah yang membutuhkan guna menekan harga cabai yang melonjak saat ini.
“Tapi saat ini kita pantau daerah sentra dimana ada produksi, kita distribusi agar betul-betul harga bisa turun,” kata Fitriani.