Kadis PPPA Siapkan Pendamping Khusus Untuk Korban Pemerkosaan M

Online24, Makassar – Kasus pemerkosaan yang terjadi kepada M (15) yang tuna rungu, membuat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tenri A Palallo turun tangan.
Untuk menjaga kondisi psikis korban, pihaknya akan menyiapkan psikolog untuk terus mendampingi M. Sementara itu, Tenri akan melakukan pendampingan khusus untuk mengawal kasus tersebut dengan membentuk tim kuasa hukum.
“Kami telah melakulan kordinasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Makassar untuk membentuk tim khusus dalam menyikapi kasus ini,” Kata Tenri saat ditemui di Kantor Balaikota Makassar, Selasa (10/1/2017).
“Ini merupakan kejahatan seksual yang sangat luar biasa. Harus adanya sangsi serius bagi para pelaku, agar tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa anak kita,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya terus menjalin kominasi yang intens dengan Perlindungan, Perempuan dan Anak (PPA) Polresrabes Makassar yang menangani kasus tersebut. Pihaknya berharap, adanya hukuman yang setimpal untuk menindak pelaku agar tidak lagi terjadi kasus semacan ini.
“Kordinasi internal dengan Satgas Pertuni dengan Aktivis perempuan untuk menyikapi maraknya kasus pemerkosaan terhadap anak,” terangnya.
Tenri menambahkan, Dinas PPPA akan melakukan penanganan kasus semacam ini melalui P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Makassar.
Informasi yang dihimpun gadis yang berinisial M menjadi korban pemerkosaan oleh Amat yang berusia 48 tahun, di Pasar Terong, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (8/1/2017 lalu.(*)