Mayat Tanpa Identitas di Sungai Jeneberang, Dokter Pastikan Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

Mayat Tanpa Identitas di Sungai Jeneberang, Dokter Pastikan Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan
Mayat Tanpa Identitas di Sungai Jeneberang, Dokter Pastikan Tidak Ada Tanda-Tanda Kekerasan

Online24, Makassar – Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel bersama beberapa Dokter Forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas), telah mengotopsi mayat tanpa identitas yang ditemukan di tepi Sungai Jeneberang Kelurahan Tompobalang Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa, di RS Bhayangkara Jalan Mappaodang, Selasa (10/1/2017).

Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel, Dr Eko Yunianto menyebutkan jika hasil otopsi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

“Bagian tubuh korban terjadi pembusukan, tapi yang jelas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya singkat

Lebih lanjut, Eko mengatakan hingga saat ini masih mendalami penyebab kematian korban.”Kemungkinan apakah korban tenggelam atau tidak kita akan dalami lagi dengan melakukan pemeriksaan penunjangan,” tambhanya.

Dr Eko menyebut hingga saat ini masih menunggu laporan masyarakat yang merasa kehilangan keluarga.

“Kita tunggu laporan siapa tahu ada yang kehilangan anggota keluarga yah kita cocokkan dengan hasil otopsi. Sulit dideteksi juga karena sidik jari korban sudah rusak,” ungkapnya.

Mayat laki-laki tersebut ditemukan tewas di tepi sungai Jeneberang. Usia sekitar 17 hingga 30 tahun dengan tinggi sekitar 168 cm, memakai kemeja merah kotak-kotak dan celana jeans berwarna biru. Memakai kalung daru besi putih yang menggunakan leontin berbentuk hati, muka berbentuk bulat, berjenggot dan berambut mohawk.

“Saat ini polisi masih menyelidiki nomor hp tersebut, karena terakhir dihubungi nomor tersebut tidak aktif,” tutupnya.