Pemprov Sulsel Bahas Ranperda Kawasan Strategis Dan Pengelolaan Barang Milik Daerah

Online24, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapat paripurna terhadap ranperda pengelolaan barang milik daerah dan ranperda kawasan strategis, diruang rapat paripurna DPRD Provinsi Sulsel, Selasa (10/1/2017) pagi.
Dihadapan pimpinan DPRD dan anggota dewan, SYL menjelaskan ranperda kawasan strategis bertujuan mengatur kawasan yang awalnya diperuntukkan kepentingan masyarakat tidak dialihkan untuk kepentingan pihak tertentu.
“Kita butuh ruang yang terjaga dengan baik, agar betul-betul kompensasi dari lahan strategis itu dari sawah keperkebunan tidak dialihkan keperumahan,” jelasnya.
Selain itu, SYL mengatakan tidak boleh ada lahan yang tidak dimaksimalkan di Sulawesi Selatan, sehingga dianggap perlu ada aturan yang mengawasinya.
“Lahan yang marginal tidak boleh ada yang tersia-siakan. Dan itu harus diatur dalam aturan supaya kita tidak saling salahkan,” pungkas Gubernur dua periode tersebut.
Sementara untuk ranperda pengelolaan barang milik daerah, pemprov Sulsel ingin memastikan aset-aset milik daerah tidak boleh ada yang lepas kepihak-pihak yang bisa memanfaatkannya demi keuntungan.
“Kita harus pastikan tidak boleh ada aset yang terjual. Apalagi dijual yang bisa menguntungkan orang,” tambah Syahrul.
“Ini milik negara, ini milik daerah dan yang ada tambah aset jangan kurangi. Kecuali, aset-aset yang sudah membebani dan harus dihapus,” tutupnya.