Kades Laikang Mengaku Tidak Tahu Yang Dijual Adalah Tanah Negara

Kades Laikang, Sila bin Laidi, (berambut gonrong) mengembalikan uang Rp 200 juta kepada Kejati Sulselbar
Kades Laikang, Sila bin Laidi, (berambut gonrong) mengembalikan uang Rp 200 juta kepada Kejati Sulselbar
© dok Kejati Sulselbar

Online24, Makassar – Kepala Desa Laikang, Sila bin Laidi, didampingi pengacaranya hari ini, Selasa (10/1/2017), mendatangi Kejaksaan Tinggi Sulselbar. Kedatangannya kali ini bukan untuk memberikan kesaksian, melainkan untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 200 juta.

Menurut pengakuannya, uang tersebut berasal dari Sekdes Laikang dan Camat Mangarabombang.

“Rp 100 juta dari Sekdes, yang Rp 100 juta dari pak Camat. Uang itu diberikan ke saya pada pertengahan tahun 2016. Katanya sebagai upah tanda tangan jual beli,” ujarnya.

Lebih rinci ia menjelaskan, dirinya diberikan setumpuk dokumen oleh Sekdes Laikang, Risno Siswanto.

“Risno datang kepada saya dengan banyak sekali dokumen untuk ditandatangani. Dia bilang, itu perintah dari Pak Camat,” cerita Sila.

“Saya sempat bertanya apakah lahan ini masuk lahan transmigrasi, karena di samping lahan yang dijual pernah ada bangunan rumah warga transmigrasi. Tetapi pada saat itu Pak Risno meyakinkan saya bahwa tanah tersebut adalah tanah milik warga,” ujarnya.

“Dari awal saya tidak tahu kalau itu adalah tanah negara. Belakangan baru tahu kalau ada SK Gubernur yang menyatakan tanah tersebut adalah tanah milik negara. Seandainya dari awal saya tahu, saya tidak akan tanda tangan,” tegasnya.

Sementara itu, Syamsuddin sebagai penasehat hukum Sila Laidi mengatakan bahwa surat yang ditandatangi oleh kliennya tersebut adalah surat Sporadik.

“Klien saya tidak tahu kalau itu surat Sporadik. Setelah ada pemanggilan oleh Kejati baru kami tahu kalau surat itu adalah surat Sporadik,” kata Syamsuddin.

Dan Begitu kami tau uang yang diberikan oleh Sekdes dan Camat tersebut adalah uang dari penjulan tanah transmigrasi, klien saya langsung mengembalikan uang tersebut ke Kejaksaan Tinggi,” lanjutnya.(*)