Walikota Parepare Serahkan Bantuan Kelompok Genre PIK-KRR

Penyerahan bantuan kepada Generasi Berencana (Genre) Pusat Informasi Konsoling - Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR), di Aula Kantor PPKB, Selasa (10/01).
Penyerahan bantuan kepada Generasi Berencana (Genre) Pusat Informasi Konsoling - Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR), di Aula Kantor PPKB, Selasa (10/01).
© Samir

Online24, Parepare – Pemerintah Daerah Kota Parepare melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menyerahkan bantuan kepada Generasi Berencana (Genre) Pusat Informasi Konseling – Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR), di Aula Kantor PPKB, Selasa (10/01/2017).

Bantuan diberikan kepada 38 Kelompok Genre PIK-KRR yang terdiri dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa Perguruan Tinggi (PT).

Walikota Parepare, HM Taufan Pawe mengatakan, substansi bantuan ini merupakan wujud kemaslahatan dan kelangsungan masa depan generasi penerus bangsa.

“Kita berpikir jangka panjang, jadi kita berpikir supaya anak-anak kita memiliki bekal dalam melindungi dirinya dari hal-hal yang negatif. Selain itu, mereka adalah harapan kita dimasa yang akan datang,” urainya.

Menurut Taufan, tanggungjawab anak harus diperhatikan secara totalitas. Bukan hanya cerdas, namun jati dirinya harus dibentuk supaya menjadi generasi kuat dan berakhlak mulia.

“Jadi, tidak hanya sekadar mengatur pengendalian penduduk, tapi harus punya daya saing, sehingga memiliki kesiapan untuk menghadapi tahun emas pada tahun 2045 mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kota Parepare, Andi Besse Dewagong mengatakan, kelompok ini dibentuk dari kalangan remaja dan untuk remaja.

Mereka, kata dia, diharapkan turut membantu dalam melakukan pencegahan seks bebas, penyalahgunaan narkotika, dan HIV/AIDS.

“Persoalan tersebut sangat krusial, sehingga tujuan bantuan ini untuk meningkatkan kemampuan remaja dalam melakukan pendeteksian, serta dapat secara langsung disosialisasikan kepada teman dan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Total kelompok, lanjutnya, sebanyak 68, yang juga terdiri dari kelompok masyarakat. Adapun bantuan yang diserahkan, yakni laptop, proyektor dan alat peraga lainnya.

“Dana bantuan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang keluarga berencana tahun 2016,” tandasnya.