Bakar Ban Bekas, Massa PMII Bersitegang Dengan Aparat

Editor : ifan Ahmad
Sejumlah anggota kepolisian mengahalu mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang akan membakar ban bekas saat melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Sulsel, Makassar, Kamis (12/1/2017).
Sejumlah anggota kepolisian mengahalu mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang akan membakar ban bekas saat melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Sulsel, Makassar, Kamis (12/1/2017).

Online24, Makassar – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulsel diwarnai aksi rampas ban dengan pihak aparat kepolisian didepan kantor DPRD Sulsel, Kamis (12/1/2017) siang.

Salah seorang anggota kepolisian berpakaian sipil tiba-tiba menarik ban yang telah dibakar oleh massa demonstran PMII Sulsel. Sontak kejadian tersebut memicu emosi dari massa PMII Sulsel dan menarik perhatian dua satuan mahasiswa lainnya yakni BEM UIT Makassar dan Aliansi Orange Bersatu dari UNM yang dalam waktu bersamaan juga melakukan aksi di kantor DPRD Sulsel.
Beruntung, dua satuan mahasiswa BEM UIT Makassar dan Aliansi Orange Bersatu dapat diredam dan tidak terlibat dalam kericuhan tersebut. Tidak terima ban bakarnya ditarik, massa PMII Sulsel kemudian menutup ruas jalan urip sumoharjo dan menghadang satu mobil yang melintas.
Aparat kepolisian yang turun melakukan pengamanan kemudian meredam emosi dari massa PMII Sulsel untuk kembali berorasi dibahu jalan dan tidak mengganggu arus lalu lintas.