Dua Oknum Bikin Ribut, Internal Dewas Dinilai Tidak Kompak

Reporter :
Editor : Lucky

Walikota Parepare,  Taufan Pawe, memantau kondisi pembangunan  RSU Andi Makkasau
Walikota Parepare, Taufan Pawe, memantau kondisi pembangunan RSU Andi Makkasau

Online24, Parepare – Ada lima pengurus Dewan Pengawas (Dewas) RSU Andi Makkasau Kota Parepare, dua diantaranya bikin ribut dengan Plt Direktur RSU Andi Makkasau, dr Muhammad Yamin.

Dua anggota Dewas tersebut adalah Rahman Saleh dan Rahman Mappagiling. Hal ini membuat tiga anggota Dewas lainnya menyesalkan adanya kekisruan tersebut. Seperti diungkapkan anggota Dewas RSU Andi Makkasau, Muhammad Hatta Buroncong.

Menurut Hatta, hal ini harusnya dibahas secara internal, bukan melaporkan dapurnya sendiri keluar yang berbuntut pada ranah hukum. Meski pada dasarnya laporan dua oknum dewas ini bukan membawa nama lembaga tapi membawa pibadi masing-masing.

“Jadi laporan dua oknum anggota dewas itu ke polisi bukan mengatasnamakan dewas tapi individunya, karena keputusan dewas harus lengkap,” jelas mantan Sekkot Parepare ini.

Setiap masalah internal RSU Andi Makkasau harus menjadi putusan bersama, itupun jalur komunikasinya ke Walikota Parepare selaku owner bukan ke LSM atau kepolisi. “Yang gaji kita ini manajemen RSU Andi Makkasau dan yang mengangkat kita ini adalah Walikota Parepare selaku owner, kenapa kita mesti ribut,” jelasnya.

Kalau Dewas mau dibubarkan itu tidak akan mungkin terjadi, karena merupakan amanah undang-undang. Tetapi jika anggotanya diberhentikan oleh owner, itu bisa terjadi.

“Kita ini bisa diganti kalau Pak Wali selaku owner, karena tugas kita ini adalah perpanjanagn tangan Walikota. Semua hasil dan putusan harus dilaporkan ke owner bukan di lembaga lain. Kita ini dogaji oleh manajemen RSU Andi Makkasau atas persetujuan owner, berarti dapur kita ada di RSU Andi Makkasau,” sesalnya.

Walikota Papare rencananya akan memanggil dewas dan plt Direktur untuk membahas masalah ini secara internal.

“Kita tunggu saja hasilnya dari Pak Walikota selaku owner, apakah kedua oknum itu diganti atau tidak. Jiika memang menjadi masalah dan tidak ada solusi maka Walikota berhamemberhentikan dan mengangkat pengurus dewas, termasuk plt Direktur juga,” kuncinya.

Penyesalan lain juga muncul dari mantan ketua KNPI kota Parepare, Ali. Ia menyayangkan sikap oknum dewas yang tidak bisa menghargai Walikota Parepare selaku owner.  Menurutnya, mestinya persoalan internal harus dikomunikasikan antara pihak manajemen RSU Andi Makkasau dengan Dewas-nya.(*)