Penikaman di Pengadilan Watampone, Ini Penjelasan Polisi

Editor : Fahmi
Wakapolres Bone, Kompol Wahyudi
Wakapolres Bone, Kompol Wahyudi
Online24, BoneBerselang beberapa jam setelah terjadi penikaman di Pengadilan Negeri Watampone oleh suami dari korban penganiayaan dan pembunuhan di kecamatan Libureng oktober lalu, pihak kepolisian Polres Bone pun memberikan keterangannya, Selasa (17/1/2017).

Wakapolres Bone, Kompol Wahyudi mengatakan, awalnya saat terdakwa hendak disidang pihak kepolisian melakukan pengawalan dan menjemput terdakwa di rutan.

“Untuk pendampingan terdakwa, kami belum tahu bagaimana SOP dari pengadilan tentang bagaimana orang yang akan disidangkan, karena sejauh ini kami belom berkoordinasi, tapi pengadilan punya SOP tersendiri,” ujarnya.

Wahyudi melanjutkan, insiden tersebut terjadi karena lemahnya pengawalan, apalagi seorang polisi sempat terkena sabetan badik dari pelaku karena terjadi aksi saling dorong dengan pelaku.

Wahyudi menambahkan, pihaknya sudah melakukan proses hukum terhadap pelaku.

“Kami sudah buatkan laporan polisi, dan kami akan terapkan pasal 351 tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman¬† 5 tahun kurungan penjara, dan ini murni spontanitas,” imbuhnya.

“Sejauh ini belum diketahui apakah ini direncanakan oleh pelaku atau tidak karena sementara masih melakukan penyelidikan, dan barang buktinya sudah kita amankan berupa sebuah badik,” pungkasnya.