Menggugat Hasil Pilkada di MK, Pengamat : Itu Hak Warga Negara

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Arqam Azikin (IST)
Arqam Azikin (IST)

Online24, Makassar- Tim pemenangan calon bupati dan wakil bupati Takalar nomor urut 1 Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng), melaporkan dugaan kecurangan saat proses Pilkada Takalar di Panwaslu Kabupaten Takalar.

Ketua tim pemenangan pasangan Bur-Nojeng wilayah Takalar dan Gowa Partai Golkar Fahruddin Rangga, yang juga anggota legislator DPRD provinsi Sulawesi Selatan ini menilai jika upaya tersebut adalah langkah positif untuk mencari kebenaran dari indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pihak yang ditetapkan sebagai pemenang oleh KPU. Selain itu, laporan ke Panwaslu ini untuk menjelaskan adanya dugaan keberpihakan oleh penyelenggara Pilkada.

“Temuan 5.486 pemilih siluman yang ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT) tersebut telah dilaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) kabupaten Takalar sebagaimana register laporan nomor 037/LP/PILBUP/PANWAS-TAKALAR/II/2017, tanggal 21 Februari 2017,” ujarnya, Kamis (23/02/2017).

Sementara itu, menurut pengamat politik Arqam Azikin, upaya pasangan Bur-Nojeng untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran di Pilkada Takalar adalah hal yang wajar dan merupakan haknya sebagai warga negara.

“Silahkan juga paket SK – HD menyiapkan diri hadapi gugatan di MK,” ucapnya, Jumat (24/02/2017) .

Lebih lanjut, Arqam mengapresiasi kedua pasangan dalam menjalankan proses demokrasi di Kabupaten Takalar. Arqam menilai, kedua pihak mampu menahan para pendukungnya untuk bersikap tenang terkait hasil rekapitulasi KPU.

“Sudah menenangkan massanya masing-masing untuk tidak bertindak berlebihan dalam merespon hasil QC dan hasil penentapan KPU,” tutupnya.

[fbcomments]