Syamsari Kitta: Survei JSI Akurat dan Objektif

Editor : Lucky
yamsari selesai mencoblos dan memasukkan surat suara ke kotak suara
yamsari selesai mencoblos dan memasukkan surat suara ke kotak suara

Online24, Makassar – Akurasi riset dan rekomendasi strategi Jaringan Suara Indonesia (JSI) kembali menuai pujian. Kali ini datang dari calon bupati peraih suara terbanyak di Pilkada Takalar, Syamsari Kitta (SK).

Syamsari yang berhasil mengalahkan duet petahana Burhanuddin Baharuddin-Natsir Ibrahim (Bur-Nojeng) berdasar hasil rekapitulasi resmi KPU, mengaku jika pencapaiannya di Takalar tidak lepas dari keberadaan lembaga survei dan konsultan politik nasional tersebut.

“Selama proses pilkada Takalar, saya menggunakan survei JSI sebagai rujukan. JSI secara objektif menyampaikan realitas lapangan, termasuk jika dalam situasi yang tidak menguntungkan,” kata Syamsari, Jumat (3/3/2017).

Pasangan Achmad Dg Se’re ini menguraikan, rekomendasi strategi JSI dianggap mampu mendongkrak keterpilihannya. “Rekomendasi strateginya mampu dijalankan dengan baik oleh seluruh infrastruktur tim pemenangan kami,” tambah mantan legislator Sulsel itu.

Sekadar diketahui, JSI merupakan lembaga yang digunakan SK-HD di Takalar untuk memotret perilaku pemilih sejak resmi menjadi pasangan di Pilkada Takalar. Terakhir sebelum masa tenang, JSI mempresentasikan survei terbarunya secara internal.

Dalam survei terakhir itu, JSI yang dikenal “pelit” dalam mengobral hasil surveinya ke publik ketika tahapan masih berjalan menyimpulkan jika kondisi Takalar masih memungkinkan terjadi kejutan. Pertimbangannya saat itu, strong supporter petahana belum berada di angka aman. Begitu juga, swing voters masih tersisa sekitar 9 persen.

Selain Syamsari, JSI yang sukses mengantarkan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) di Pilgub Banten 2017.

JSI yang didirikan tahun 2008, sebelumnya juga sukses mengantarkan Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno sebagai gubernur dan wakil gubernur di pilkada lima tahun sebelumnya.

Berdasarkan catatan, JSI selama 8 tahun  sukses menorehkan kemenangan di sejumlah provinsi lainnya. Seperti di Pilgub Sulsel, Pilgub Papua, Pilgub Sulbar 2012, Pilgub Sultra, Pilgub NTB, serta Pilgub Jawa Tengah. Di samping itu, hasil risetnya juga sempat digunakan di Pilgub DKI Jakarta, Pilgub Jawa Barat, Aceh, Gorontalo, Maluku, Sulteng, Kalsel, Bangka Belitung, Sumatera, serta di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia.

Terkait pencapaian lembaganya, Direktur Eksekutif JSI, Fajar S Tamin, menyampaikan terima kasih kepada klien dan semua pihak yang memberikan kepercayaan terhadap JSI dalam memotret perilaku pemilih, maupun dalam memberikan rekomendasi, serta menjalankan sendiri strategi pemenangan.

“Di setiap survei dan pendampingan, kita selalu menyampaikan hasil riset secara objektif dan profesional kepada klien. Menguntungkan atau tidak menguntungkan kandidat itu, kita tetap sampaikan apa adanya, dan tentu kita rekomendasi berbagai solusi untuk dijalankan,” pungkasnya.(*)

[fbcomments]