Harga Cabai Rawit Capai Rp 110 Ribu di Pasar Traditional Makassar

Reporter :
Editor : Lucky

Online24, Makassar – Harga cabai rawit di Pasar Pa’baeng-baeng hari ini, Sabtu (4/3/2017), masih tinggi. Pedagang menjual dikisaran Rp 100 ribu-110 ribu per kilogram.

Diakui para pedagang di Pasar Pa’baeng- baeng, harga cabai rawit tidak pernah kembali ke harga normal sejak awal tahun 2017. Jikalau pun ada penurunan, penurunan hanya beriksar Rp 10 ribu.

“Saya jual cabai rawit Rp 100 ribu per kilogram. Sejak tahun baru harga tidak pernah normal. Kalaupun turun harganya paling cuma Rp 10 ribu. Harga paling rendah waktu ada penurunan itu paling Rp 80 ribu,” ujar salah satu pedagang, Istanto.

Karena tingginya harga cabai, ia mengaku daya beli masyarakat menurun.

“Kerena harga nya mahal, mereka hanya bisa beli antara Rp 5-10 ribu. Mereka hanya beli sedikit-sedikit,” ujar pria yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Pa’baeng- baeng ini.

Hal senada diungkapkan oleh pedagang lainya, Niti. Ia mengaku menjual cabai rawit dengan harga Rp 110 ribu.

“Kalau yang masih bagus dan segar- segar bisa sampai Rp 110 ribu, sedangkan yang sudah agak layu harganya Rp 90 ribu,”ujar Niti.

Tak hanya pedagang yang mengeluhkan harga cabai yang semakin meroket, konsumen pun banyak yang mengeluhkan. Salah satunya adalah seorang ibu rumah tangga, Rahmi.

Rahmi mengaku harus rela merogoh dompet lebih dalam untuk membeli cabai.

“Saya harus siapkan uang lebih untuk beli lombok. Sekarang pedagang tidak mau layani kalau beli Rp 2. 000 atau Rp 3.000. Katanya sekarang minimal Rp 5.000, itupun isinya sedikit sekali. Saya tidak bisa beli cabai sedikit begitu, paling tidak saya beli setengah kilogram,” ucap Rahmi.

Berbanding terbalik dengan harga cabai rawit, cabai merah besar justru harganya turun. Sekarang cabai merah besar dijual dengan harga Rp 12 ribu per kilogram.(*)