5 Tips Memelihara Kucing Domestik Maupun Ras Luar Negeri

Reporter :
Editor : ifan Ahmad

Online24, Makassar – Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, tingkahnya juga sangat menggemaskan. Namun, tahukah anda cara merawat kucing? Terutama bagi pemilik kucing yang berbulu panjang seperti ras Persia yang banyak digemari di Indonesia.

Ditemui saat kegiatan pemberian vaksin rabies kepada kucing milik member Miongers Makassar di Taman Macan, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (5/3/2017), drh Imam Sodari membeberkan tips cara memelihara mamalia yang masih satu keluarga dengan harimau ini.

Menurutnya, kucing berbulu panjang seperti kucing ras Persia dan domestik tidak jauh berbeda dalam hal perawatan. Banyak faktor-faktor yang memengaruhi kucing bisa terserang penyakit. Namun ia menyampaikan bahwa yang perlu diperhatikan adalah treatment ketika memandikan kucing, vaksinasi rutin, pemberian obat cacing rutin dan makanan yang diberikan.

Berikut lima tips dari dokter hewan lulusan Universitas Udayana ini yang dirangkum online24jam:

1. Memandikan kucing secara berkala tergantung kondisi bulunya. Dijadwalkan, ada yang seminggu sekali dan ada yang sebulan sekali.

2. Vaksinasi, rentan waktu vaksinasi untuk menghindari virus dan penyakit bisa diberikan saat kucing beranjak umur dua bulan. Setelah itu, dibooster dengan vaksin yang sama atau vaksin berbeda di bulan berikutnya. Sementara untuk vaksinasi rabies dianjurkan setelah kucing berusia enam bulan dan untuk pengulangannya diberi setahun sekali.

3. Mengenali penyakit yang kerap menyerang kucing. Di Kota Makassar, drh Imam menjelaskan tiga jenis penyakit yang kerap menyerang kucing yakni feline calisivirus, feline panleukopenia dan feline infectious peritonitis.

4. Pemberian obat cacing, selain vaksin, pemberian obat cacing rutin bisa menjaga kesehatan kucing-kucing.

5. Makanan, pemberian makanan tidak harus makanan yang dijual di toko. Tetapi boleh makanan yang diracik sendiri, namun yang penting adalah kucingnya tidak mencret atau muntah saat mengkonsumsi makanan tersebut.