Bersaksi Untuk Kasus DID, Ini Yang Akan Dibeberkan Rony di Persidangan

Reporter :
Editor : Lucky
Rony( baju putih), salah satu saksi kasus DID Lutra
Rony( baju putih), salah satu saksi kasus DID Lutra

Online24, Makassar – Sidang kasus dugaan penyalahgunaan Dana Intensif Daerah (DID) kabupaten Luwu Utara kembali digelar hari ini, Senin (6/3/2017), di Pengadilan Negeri Makassar. Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut umum (JPU) akan menghadirkan saksi yang bernama Rony.

Rony mengatakan, dia orang yang mengetahui seluruh kejadian tersebut, dari mulai awal perancangan sampai eksekusi anggaran. Disela- sela waktu menuggu persidangan, Rony becerita kepada awak media tentang kejadian tersebut.

“Rencana Kerja Anggaran (RKA) pada awalnya sudah disusun dan ditanda tangani Bupati Lutra waktu itu. Namun secara sepihak RKA itu dirubah dirumah Indah (Bupat Lutra sekarang, Indah Putri Indriani) yang saat itu jadi wakil Bupati,” jelas Rony.

“Indah bikin RKA sendiri yang isinya bertentangan dengan yang dibuat oleh Pak Bupati. RKA yang dibuat dan ditandatangani oleh Indah ini akhirnya ditolak oleh kementerian keuangan,” kata Rony.

“Satu hari kemudian dia kembali lagi dengan RKA yang dibuat sendiri tetapi dengan tanda tangan Bupati. RKA tersebut diduga palsu karena tanda tangan Pak Bupati dipalsukan,” imbuh Rony.

Rony menanyakan bahwa ia akan mengungkapkan semuanya dalam persidangan. Termasuk membeberkan bukti foto yang selama ini disangkal oleh Bupati dan Wakil Bupati saat itu.

“Saya akan sampaikan semua di pengadilan nanti. Termasuk jumlah uang yang mengalir ke Bupati Arifin Junaidi dan Wakil Bupati Indah Putri Indriani saat itu,” jelas Rony.

Rony adalah salah satu orang yang menyaksikan proses perubahan RKA. Ia bahkan mengatakan dirinya turut mengantar uang sisa anggaran DID kepada Indah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Indah Putri Indriani yang kini menjabat sebagai Bupati Luwu Utara sempat disebut terlibat dalam penyalahgunaan anggaran DID. Hal tersebut pernah juga terlontar dari mulut salah satu tersangka yakni Agung.

Agung mengatakan bahwa RKA tersebut dibuat dan ditandatangi oleh indah yang waktu itu menjabat sebagai wakil Bupati Luwu Utara.(*)