Dishub Sulsel Desak Taksi Online Rampungkan Perizinan

Editor : Lucky
Kadis Perhubungan Sulsel, Ilyas Iskandar.

Online24, Makassar – Dinas Perhubungan (Dishub) Sulawesi Selatan mendesak pihak taksi online (Grab) agar secepatnya mengurus persuratan perizinan beroperasi sebelum 1 April 2017 mendatang.

Pasalnya, tertanggal 1 April mendatang, Menteri Perhubungan telah menerapkan revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek

“Waktu mereka tinggal 1 minggu. Kalau sampai tanggal 1 April 2017 mendatang belum memenuhi syarat operasi termasuk perizinan, maka kami akan tindaki sesuai dengan aturan yang berlaku,” beber Kadishub Sulsel, Ilyas Iskandar, Selasa (21/3/2017)

Ilyas Iskandar bahkan menyebut jika sampai pada batas waktu yang ditentukan pihak taksi online belum menjalankan sesuai prosedur, pihaknya mengancam akan melakukan razia larangan beroperasi terhadap taksi online

“Kita minta pihak Polrestabes Makassar razia larangan beroperasi kepada taksi online (Grab) jika masih tidak mengikut prosedur,” tegasnya.

Sementara itu, Akmal mewakili Grab Makassar memilih bungkam saat ditanya perihal surat perizinan beroprasi taksi online

“Kalau soal itu saya tidak bisa komentar, itu wewenangnya Grab pusat,” singkatnya.

Dirinya bahkan menyebutkan tiga hal yang sampai saat ini masih ditolak Grab terkait Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016.

“Kita masih menolak terkait penentuan tarif, STNK, dan kuota. Jadi kalau dari Makassar kita ikut lagi dari keputusan pusat. Tapi kalau misalnya, keputusan iti dikembalikan ke Pemda nanti kita akan rundingkan untuk wilayah Makassar,” ujar Akmal.

Rencananya, Dishub Sulsel kembali akan menggelar pertemuan dengan taksi online (Grab) dan Organda terkait penentuan tarif, kuota, dan STNK.(*)