Karena Kebijakan Trump, Sekolah di Kanada Batal Berkunjung ke AS

Editor : Endhy

Online24, Ottawa – Karena ketidakpastian terkait kebijakan mengenai siapa saja yang diizinkan masuk ke Amerika Serikat, dewan sekolah Kanada dan organisasi Girl Guides mumutuskan untuk membatalkan kunjungan ke AS.

Menurut juru bicara Dewan Sekolah Distrik Torontoh, Ryan Bird, Sekolah yang membawahi lebih dari 250.000 siswa, mengeluarkan keputusan yang meminta sekolah-sekolah untuk menangguhkan kunjungan para siswa mereka ke negara super power terebut. Namun, 25 kelompok yang sebelumnya telah mendapat izin tetap akan diberangkatkan.

“Para anggota dewan telah mengikuti perkembangan menyangkut perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump, yang melarang warga negara sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim memasuki AS,” kata Bird, Sabtu (26/3/2017).

Baik versi pertama maupun versi kedua dari larangan Trump sendiri itu telah dimentahkan oleh pengadilan AS.

Bird menambahkan dalam surat elektroni, karena ketidakpastian menyangkut perintah kedua itu dan apakah perintah tersebut akan terus diterapkan, pihaknya tetap harus mengambil keputusan.

“Tanpa menyebut nama, kami mendapat beberapa pertanyaan dari kalangan siswa, orang tua siswa serta staf soal status kunjungan ke AS,” lanjutnya.

Sementara pihak Guiding mengatakan, Keputusan operasional yang diambil pihaknya untuk membatasi kunjungan ke AS pada saat ini adalah langkah yang sulit, Namun bagi mereka, alasannya satu-satunya adalah agar memastikan semua putri dan perempuan di Guiding bisa berpartisipasi dalam kunjungan-kunjungan yang diselenggarakan oleh Guiding, ke mana pun tujuannya.

“Tidak mudah mengambil keputusan itu. Tujuan utama kami adalah menurunkan risiko para anggota kami mengalami kesulitan di perbatasan dan untuk memastikan bahwa tidak ada satu anggota pun yang tidak bisa ikut,” katanya.

Dewan-dewan sekolah dan organisasi kepemudaan lainnya juga sedang mempertimbangkan untuk mengambil keputusan yang sama. Dewan sekolah Ottawa-Carleton di ibu kota negara Kanada telah meminta para orang tua untuk memberikan tanggapan terhadap penangguhan kunjungan.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu