Pasangan DP-Aru Dinilai Paling Pas Hadapi Pilwalkot 2018

Reporter :
Editor : Fahmi
Walikota Makassar, Danny Pomantho menutup secara resmi  event Makassar International Eight Festival dan Forum 2016 (10/9/2016).
Walikota Makassar, Danny Pomantho menutup secara resmi event Makassar International Eight Festival dan Forum 2016 (10/9/2016).

Online24, Makassar – Pemilihan Walikota Makassar sisa setahun lagi. Sejumlah nama mulai bermunculan diantaranya, Danny Pomanto, Syamsu Rizal, Irman Yasin Limpo, Farouk M Betta, Husain Abdullah, Rusdin Abdullah dan sejumlah bakal calon walikota lainnya.

 

Salah satunya, yang santer bakal maju bersama di Pilwalkot 2018 mendatang adalah Danny Pomanto (DP) dengan Farouk M Betta (Aru).

 

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik, Arief Wicaksono yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Bosowa (Unibos) mengatakan peluang besar dari dua figur itu jika berpasangan dalam Pilwalkot Makassar 2018.

 

“Baik DP maupun Aru sama-sama pejabat yang sedang menjabat saat ini, yang satu Walikota dan satunya lagi Ketua DPRD Kota,” tuturnya, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (29/03/2017).

 

Menurutnya,  keduanya masih sama-sama memiliki kewenangan secara politik, sehingga bisa saling menguatkan.

 

“Hanya saja, keduanya harus diusung oleh banyak partai, karena partai Golkar, tidak cukup memiliki kursi untuk dapat mengusung calon pasangan sendirian,” tutupnya.

 

Diketahui, Partai Golkar Kota Makassar menduduki tujuh kursi di parlemen. Jika ingin mengusulkan calon walikota, partai berlogo pohon beringin tersebut membutuhkan sepuluh kursi.

 

[fbcomments]