Profesor Asal Jerman Bawakan Materi Kuliah Umum Pascasarjana STISIPM Rappang

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
Prof Asal Jerman Bawakan Materi di Kuliah
Prof Asal Jerman Bawakan Materi di Kuliah

Online24, Sidrap – Program Pascasarjan STISIP Muhammadiyah Rappang, mengundang Prof Patric K Mayer, sebagai nara sumber pada Kuliah Umum Program Pascasarjana, STISIP Muhammadiyah Rappang, Kamis (30/3).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua STISIP Muhammadiyah Rappang, Dr H Jamaluddin Ahmad, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (31/3/2017).

Kuliah umum ini, juga dihadiri oleh Direktur Program Pascasarjan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof, Dr Khuzaifah Dimyati SH M Hum, dan Direktur Program Pascasarjan Universitas Muhammadiyah Jogjakarta (UMY) Dr Achmad Nurmandi.

“Alhamdulillah, peserta kuliah umum baik dari kalangan mahasiswa, staf, dan dosen begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ini dibuktikan bahwa banyak peserta yang bertanya terkait materi yang dibawakan,” kata Jamaluddin.

Sekedar diketahui, Prof Patric Mayer, membawakan materi tentang konflik yang melibatkan Muslim dan Khonghucu. Alumnus Cambridge University, Inggris ini, banyak menyampaikan sejumlah peristiwa yang melibatkan Ummat Islam dan Khonghuchu di berbagai belahan dunia.

“Pada dasarnya ke depan kami akan mengundang sejumlah pemateri atau professor lainnya, dari luar negeri, agar mahasiswa kami memiliki wawasan baru, minimal terkait perkembangan baik dalam dunia akademik, dan tekhnologi,” jelas Jamaluddin.

Sementara itu, Prof Patric K Mayer mengaku sangat senang bisa
berinteraksi dengan mahasiswa STISIP Muhammadiyah Rappang. Ia juga
mengaku, sangat senang dengan sikap dan antusias mahasiswa terkait
materi yang dibawakannya.

Bahkan kabarnya, Prof Patric K Mayer sudah mengkonfirmasi akan
menjadi dosen tamu selama beberapa semester di STISIP Muhammadiyah
Rappang.

“Kami sudah membicarakan itu. Dan Prof Patric siap menjadi
tenaga pengajar di perguruan tinggi. Maka sebagai bahan persiapan,
kami akan membuat kelas internasional,” tambah Jamaluddin.