Pilgub Sulsel 2018 Berpotensi Lahirkan Kekuatan Poros Tengah

Editor : Fahmi
Pengamat politik, Arief Wicaksono

Online24, Makassar – Pengamat politik dari Universitas Bosowa (Unibos), Arief Wicaksono mengatakan dalam Pilgub Sulsel 2018 nampaknya akan melahirkan kekuatan yang akan terkonsentrasi secara ketat pada dua kutub besar.

 

“Kutub keluarga Yasin Limpo dan kutub non-Yasin Limpo, seperti pada Pilgub Sulsel sebelumnya,” ujarnya saat dikonfirmasi via Whatsapp, Sabtu (01/04/2017).

 

Namun, menurutnya pada gelaran Pilgub Sulsel saat ini, kutub kekuatan itu seolah terpolarisasi dan sifatnya menjadi lebih longgar ketika Nurdin Halid menyatakan siap maju dan mulai melakukan komunikasi politik dengan figur-figur yang potensial seperti M Roem, Nurdin Abdullah, dan yang terakhir dengan Aziz Qahar Muzakkar.

 

“Polarisasi dan longgarnya kekuatan dua kutub itu, nampaknya memunculkan poros tengah atau kekuatan alternatif yang dapat berdiri setara dalam kompetisi,” tutupnya.