Diduga ‘Penunggu’ Jembatan, Warga Lepaskan Ular Piton yang Ditangkap

Reporter :
Editor : Asri Muhammad
ular yang ditemukan oleh warga
ular yang ditemukan oleh warga

Online24, Pinrang – Warga kampung Katteong, Desa Samaenre, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang melepaskan ular piton yang ditemukan di sekitar jembatan desa tersebut, beberapa hari lalu. Binatang reptil yang pertama kali ditangkap seorang warga bernama Basri (30) itu berukuran bekisar 5 meter.

Basri pun membeberkan alasan kenapa ular tersebut dilepas. Menurutnya, binatang melata itu ternyata dipercaya sebagai penunggu jembatan desa tersebut, tentunya memiliki kekuatan gaib.

Bahkan, konon dapat mengundang musibah jika ular tersebut tak dilepaskan. “Beberapa hari lalu, ada seorang perempuan datang ke rumah saya menyampaikan hal itu,” tutur Basri saat dikonfirmasi Jumat (7/4/2017).

“Katanya sih diutus seorang dukun dari Padangkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, Pinrang,” tambahnya.

Mendengar hal itu, lanjut Basri, ia bersama sejumlah warga pun melepaskan ular itu tepat di lokasi ditemukan.

“Saya yang lepaskan langsung. Siapa yang menangkap, ia pula yang harus melepaskan,” ujarnya.

Basri menambahkan, ular itu juga dipercaya bisa berubah wujud menjadi sosok wanita yang berparas sangat cantik. “Itu berdasarkan informasi dari orang yang pernah datang ke rumah, percaya gak percaya sih, tapi saya lebih bauk cari aman dengan melepaskan,” ucap Basri

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pinrang, AGH Yunus Samad mengatakan, fenomena seperti itu tak ada dalam ajaran Islam.

“Tidak ada yang begitu-begitu, itu hanya bagian dari cara syaitan mengelabuhi manusia,” katanya.

Lagi pula, lanjut Yunus, soal rezeki, jodoh, hingga musibah itu diatur oleh Allah. “Kami harap masyarakat jangan pernah percaya dengan hal demikian,” ucapnya.