Impor Tiongkok Melejit, Harga Tembaga Tumbuh 1,14%

Editor : Endhy

Online24, Jakarta – Harga tembaga mengalami peningkatan seiring dengan naiknya impor China. Pada penutupan perdagangan di bursa London Metal Exchange (LME), harga tembaga naik 64 poin atau 1,14% menjadi US$5.692 per ton.

Sepanjang tahun berjalan, harga naik 2,83%. Pada 2016, harga tembaga menguat 17,65%.

Chris Wu, analis sekaligus konsultan CRU Group menyampaikan, permintaan China biasanya memuncak pada bulan Maret-Mei, saat aktivitas manufaktur mengalami peningkatan setelah jeda musim dingin.

“Trader telah menambah stok sesuai ekspektasi musiman,” ujarnya Jumat (14/4/2017).

Berdasarkan data awal bea cukai setempat, pengapalan tembaga dan produk tembaga pada Maret 2017 meningkat 26% month on month (mom) menjadi 430.000 ton dari 340.000 ton pada bulan sebelumnya. Pada kuartal I/2017, impor tembaga Negeri Panda meningkat 8,5% menjadi 4,31 juta ton.

“Belum ada pemulihan signifikan dari sisi permintaan seperti tahun sebelumnya. Oleh karena itu, pasar masih harus tetap berhati-hati,” sambung Wu.