Panitia Auto Contest Minta Maaf, Sesi Car Wash Tidak Ada Dalam Rundown

Editor : Fahmi
Lokasi Nasdem King Peace Auto Contest di Pelataran Panker, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap.

Online24, Sidrap – Acara kontes mobil yang berlangsung di pelataran Pangker, Kabupaten Sidrap telah berlangsung sejak Sabtu (15/0417) kemarin. Namun di hari terakhir, Minggu (16/4/2017), acara tersebut dinodai dengan ulah oknum yang dinilai tidak menghargai budaya kabupaten Sidrap, dimana sejak beberapa tahun terakhir Bupati Sidrap, H. Rusdi Masse gencar mengajak masyarakat dan jajarannya untuk hidup religius, bahkan mengajak masyarakatnya untuk kemasjidan.

Menanggapi kejadian itu, Sekretaris panitia, Haji Bahar, mengatakan jika sesi car wash atau cuci mobil yang dilakukan wanita berpakaian minim tidak ada dalam rundown acara.

“Tidak ada dalam rundown acara kami, tapi pas hari terakhir ada klub dari Makassar yang meminta ada sesi cuci mobil, kami bolehkan tapi kami sudah kasih syarat wanita yang cuci mobil mengenakan pakaian yang wajar,” katanya.

Namun lanjut Bahar, tiba-tiba saat kegiatan cuci mobil berlangsung, wanita-wanita itu mulai membuka beberapa pakaiannya, panitia pun kaget, dan langsung memberhentikan kegiatan itu.

“Kami juga kaget kenapa ada begitu, kami pun langsung berhentikan sesi cuci mobil itu, kami bahkan kecewa kenapa ada aksi begitu, apalagi Sidrap dikenal sebagai kabupaten religius,” terangnya.

“Kami minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sidrap dan masyarakat atas kejadian tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap, H. Rusdi Masse saat mendapat laporan tersebut tanpa berfikir panjang langsung meminta Satpol PP untuk membubarkan kontes mobil tersebut.

“Setahu saya acara kontes mobil, ini saya minta langsung dibubarkan,” tegasnya.

Bahkan dalam pesan WhatsApp Grup Pemda Sidrap yang beredar, Bupati Sidrap, H.Rusdi Masse geram dan kecewa. Ia pun meminta Satpol PP untuk segera membubarkan kegiatan tersebut, karena tidak sesuai dengan norma maupun budaya kabupaten Sidrap. (*)