Indonesia Waspadai Konflik di Semenanjung Korea

Editor : Endhy

Online24, Jakarta – Ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dengan Korea Utara (Korut) di semenanjung Korea mulai menimbulkan kekhawatiran global. Bukan hanya menyangkut persoalan keamanan dunia, melainkan soal stabilitas ekonomi global.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani mengatakan, saat ini dunia mulai mengamati perkembangan di semenanjung Korea. Dia menganggap hal tersebut sebagai risiko global yang perlu diwaspadai ke depan.

“Dari faktor global, hal yang juga perlu kami waspadai adalah tekanan geopolitik di Korea Utara. Ini akan menimbulkan risiko yang sifatnya tidak bisa diprediksi,” kata Sri Mulyani di kantornya, Kamis (27/4/2017).

Hal senada juga diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo. Saat ini, ekonomi global tengah menggeliat pasca beberapa tahun menurun akibat berbagai risiko.

Apabila konflik di semenanjung Korea terus berlangsung maka bisa terjadi risiko-risiko yang menghambat perbaikan ekonomi global. “Risiko-risiko ini yang nampaknya harus kami perhatikan mulai saat ini,”? tutur Agus.

Agus menambahkan perbaikan ekonomi global itu bukan hanya dari analisanya. International Monetary Fund (IMF) juga ikut merevisi pertumbuhan ekonomi global dari yang sebelumnya 3,4 persen menjadi 3,5 persen.

Risiko dari Amerika Serikat (AS) terkait kenaikan Fed Fund Rate atau suku bunga bank sentral Amerika Serikat mulai mereda, di sisi lain ketegangan Pemilu Prancis juga mulai kondusif.

“Nampaknya prospek ekonomi di Eropa juga mulai positif,” tuturnya.