AS Buka Ruang Perundingan dengan Korut

Editor : Endhy

Online24, Washington DC – Salah satu Strategi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengatasi masalah nuklir di Korea Utara adalah dengan membuka ruang perundingan dan bernegosiasi.

“Amerika Serikat mencari stabilitas dan denuklirisasi damai di Semenanjung Korea. Kami tetap terbuka untuk bernegosiasi mencapai tujuan tersebut,” bunyi pernyataan Pemerintah AS, Kamis (27/4/2017).

“Walau demikian, kami tetap bersiap untuk mempertahankan sekutu-sekutu kami,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan itu dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, Menteri Pertahanan Jim Mattis dan Direktur Intelijen Nasional Dan Coats.

Ketegangan antara AS dan Korut memuncak beberapa minggu belakangan ini, dengan pengerahan kapal induk dan kapal selam nuklir Amerika Serikat dan uji coba rudal Korea Utara yang berlanjut di bawah sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Korea Utara menyatakan pemimpinnya, Kim Jong-un, memimpin langsung latihan tembak peluru hidup paling besar sepanjang masa yang dilakukan dalam rangka peringatan hari jadi ke-85 militernya, dengan lebih dari 300 senjata artileri berkaliber besar mendemonstrasikan kekuatan di tepi timur negara tersebut.

Pyongyang lebih memilih melakukan latihan tembak itu alih-alih uji coba nuklir atau peluncuran rudal jarak jauh, sebagaimana dikhawatirkan di tengah tekanan Amerika Serikat dan China, satu-satunya sekutu besar Korut yang dibuat marah oleh perkembangan senjata negara terisolasi itu.

Amerika khawatir rezim Kim Jong-un akan membuat senjata nuklir yang bisa mencapai ke Negeri Paman Sam dan senjata-senjata yang bisa mengancam sekutu-sekutunya di kawasan, Korea Selatan dan Jepang.

Saat ini, Korut sudah dijatuhi sanksi PBB namun masih berkeras mengembangkan senjata nuklirnya.

Jangan Lewatkan Berita Terbaru lainnya
Ikuti Online24jam.com di social Media Kamu