Asisten I Pemkot dijadikan Tersangka Korupsi, Pengamat Nilai Kontraproduktif dengan Prestasi Walikota

Reporter :
Editor : Lucky
Arief Wicaksono
Arief Wicaksono

Online24, Makassar – Setelah melewati berbagai pemeriksaan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel akhirnya menetapkan Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Muhammad Sabri, sebagai tersangka kasus korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo.

Kejati Sulsel juga menetapkan dua orang lainnya yaitu pemilik lahan Jayanti Ramli, dan penerima sewa Rusdi, sebagai tersangka.

Beberapa waktu lalu, Sabri mengakui dirinya turut serta bertanda tangan pada surat kesepakatan penyewaan lahan yang berada di kecamatan Tallo, Kelurahan Buloa. Penyewaan lahan tersebut terjadi antara PT PP dan pihak penggarap tahan tersebut, yakni Rusdin cs.

Pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Bosowa, Arief Wicaksono, mengatakan, saat ini tidak ada kategorisasi sebuah rezim pemerintahan itu bebas korupsi atau tidak.

“Meskipun tidak bisa dengan serta merta dilinearkan antara kasus korupsi oknum bawahan walikota dengan perilaku korup sebuah rezim pemerintahan,” tuturnya, Jumat (28/4/2017).

Menurutnya, ditetapkannya Asisten 1 Pemkot Makassar sebagai tersangka kasus korupsi sangat kontraproduktif dengan segala prestasi dan keberhasilan Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto.(*)