Srikandi RMS Isi Akhir Pekan Dengan Berbagi Bersama Anak Pemulung

Reporter :
Editor : Fahmi
Srikandi RMS berbagi bersama anak pemulung di di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Jalan AMD Borong Jambu, Makassar, Minggu (30/4/2017).
Srikandi RMS berbagi bersama anak pemulung di di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Jalan AMD Borong Jambu, Makassar, Minggu (30/4/2017).

Online24, Makassar – Mengisi akhir pekan, perempuan muda yang tergabung dalam Srikandi RMS kembali menggelar aksi sosial sebagai tindakan nyata untuk mengentaskan kemiskinan, seperti yang dicita-citakan sosok panutan mereka, H Rusdi Masse.

Komunitas yang terdiri dari mahasiswi berbagai latar belakang ini menggelar baksos di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Jalan AMD Borong Jambu, Makassar, Minggu (30/4/2017).

Mereka bernyanyi bersama dan memberi motivasi untuk tetap menuntut ilmu kepada 50 anak-anak peserta sekolah informal Taman Baca Tamangapa yang letaknya tepat bersebelahan dengan gunung sampah TPA Antang. Suasana ceria dan penuh semangat pun terpancar dari wajah anak-anak ini.

Pengelola taman baca, Nahariah, menuturkan dari sekitar 200 peserta didiknya, hampir separuhnya berhenti bersekolah karena kurang mendapat perhatian orang tua dan pengaruh lingkungan sekitar.

“Mereka ini lebih banyak yang memilih berhenti bersekolah karena dekat dengan TPA. Mereka lebih memilih pergi memulung sampah yang menghasilkan uang. Oleh sebab itu, di taman baca ini kami ajarkan mereka lebih banyak pelajaran agama, supaya ahlak mereka bagus,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Srikandi RMS mendonasikan sejumlah alat tulis. Ketua Srikandi RMS, Helmi, mengatakan aksi sosial tersebut sebagai wujud kontribusi komunitasnya yang menjadi perpanjangan tangan Rusdi Masse untuk mengentaskan kemiskinan.

“Problematika dasar di Indonesia yakni kemiskinan bisa tercapai kalau pendidikannya merata dan baik. Sebagaimana sosok RMS sebagai pengentas kemiskinan dan pejuang pendidikan di Sulsel, kami sebagai representatif dari beliau untuk menyentuh kalangan bawah,” ucapnya.