Peringati Hardiknas, Gerakan Rakyat Untuk Pendidikan Aksi di Fly Over

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Puluhan massa yang mengatasnamakan gerakan rakyat untuk pendidikan, menggelar unjuk rasa di bawah jembatan Fly Over, Jalan Urip Sumihardjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (2/5/2017). Gerakan ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi diantaranya GSBN, FPBN, SP ANGING MAMMIRI, KPO-RPR, FMD-SGMK, Pembebasan, SMI, FMK Makassar, Srikandi, PMII Rayon Hukun UMI, Format, Forwa Makassar, HMJ PPKN UNM, Law Unhas, Animasi FE UNM, Fosis UMI, FP2M, PMII Rayon PAI UMI.

Dalam aksinya, mereka dengan tegas melawan kapitalisme pendidikan yang terjadi dan menuntut agar pendidikan gratis segera diwujudkan. Saat berorasi, massa menilai jika saat ini pendidikan tidak lagi merakyat dan bahkan mendiskriminatif rakyat kecil.

“Kualitas pendidikan harus diratakan tidak untuk di pilih-pilih. Agar mereka dari rakyat kecil juga bisa menikmati dunia pendidikan,” teriak massa.

Turunnya massa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat untuk Pendidikan, menuntut beberapa hal, diantaranya cabut UU Pendidikan Tinggi No 12 Tahun 2012, stop pembungkaman demokrasi di pendidikan, wujudkan pendidikan berperspektif gender, kembalikan indenpendensi lembaga kemahasiswaan, wujudkan transparasi dan akuntabilitasi di istansi pendidikan, libatkan pelajar dan mahaswa dalam pembuatan segala kebijakan pendidikan, cabut UU SISDIKNAS Nomor 20 Tahun 2003, dan tolak diskriminasi dalam dunia pendidikan.