Wabup Soppeng Berbagi Pengalaman Dihadapan Ratusan Mahasiswa HMI se-Indonesia

Editor : Asri Muhammad

Online24, Makassar – Wakil Bupati Soppeng Supriansa memberikan inspirasi dan semangat kepada ratusan mahasiswa se-Indonesia melalui Latihan Khusus II HMI yang berlangsung di Gedung Balai Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi , Kamis (4/5/2017).

Acara ini dihadiri oleh ratusan perwakilan HMI dari seluruh perguruan tinggi se-Indonesia. Di hadapan para mahasiswa, Supriansa cukup semangat menyampaikan pikiran pikirannya tentang dunia mahasiswa saat ini serta tantangan mahasiswa ke depan.

Seperti biasanya, Supriansa yang selalu berbicara di hadapan forum selalu berapi-api dan tak lupa ia menceritakan kisahnya dari sebuah kampung di Soppeng sebagai pengembala sapi lalu terpilih sebagai Wakil Bupati Soppeng periode 2015-2020.

Supri, alumni mahasiswa Fakultas Hukum UMI Makassar mengatakan, saat ini mahasiswa di penuhi beragam tantangan dan rintangan. “Anda lihat sekarang bagaimana kondisi bangsa kita? Coba saksikan dan telaah sendiri apa yang  terjadi? Kelak kalian lah yang akan memperbaikinya” ujar Supriansa, pendiri Makassar Intelektual Law ini.

Saat Supri mengawali dialognya tersebut, para mahasiswa ini langsung bersorai dan mengepalkan tangan ke atas. Supri melanjutkan, mahasiswa adalah generasi masa depan bangsa. Untuk itu ia meminta kepada para mahasiswa saat ini terutama HMI agar tekun, tetap semangat dan harus menjadi sosial control bagi negara ini.

“Mahasiswa jangan cepat marah. Harus mengedepankan rasional. Dan sebagai generasi muda, kalian harus tetap menjaga NKRI ini,” pesan Supriansa.

Para mahasiswa ini sempat terharu saat Supriansa menceritakan kisahnya sebelum menjadi wakil bupati Soppeng. Ia sebelumnya anak petani dan pengembala sapi di sawah lalu hijrah ke Makassar melanjutkan kuliah melalui beasiswa. Dalam perjalanan karier nya beberapakali Supriansa jatuh bangun hingga akhirnya terpilih sebagai wakil bupati.

Seorang mahasiswa asal Lampung mengatakan dirinya sangat terharu dengan pemaparan dan cerita Supriansa yang lahir dari kelaurga pas pasan.

“Saya sangat terharu,” ujar Kusnadi mahasiswa asal Lampung.