Bagi KIP, Jokowi: Pemerintah Ingin Anak-anak Indonesia Pintar

Editor : Endhy

Online24, Banjarmasin – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah menginginkan anak-anak Indonesia pintar, pandai, dan cerdas. Sehingga mampu memenangkan persaingan yang akan semakin sulit entah 20 tahun, 30 tahun, 40 tahun yang akan datang.

“Oleh sebab itu, anak-anak kita harus disiapkan sekolahnya, disiapkan pendidikannya,” kata Presiden Jokowi saat membagikan Kartu Indonesia Pintah (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), di Desa Gunung Tinggi Kabupaten Tanah, Kalsel, Minggu (7/5/2017).

Kalau yang sudah berhenti, misalnya hanya sampai SMP, lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, dirinya berharap agar siswa tersebut mengambil Kartu Indonesia Pintar, dan meneruskan lagi (sekolahnya, red).

“Harus, Anak-anak kita harus sekolah dalam rangka sekali lagi, agar anak-anak kita Indonesia ini bisa bersaing dengan negara yang lain,” tegasnya.

Kemudian Kartu Indonesia Sehat (KIS), menurut Jokowi, sama. Pemerintah ingin bangsa kita ini sehat, tidak ada yang sakit-sakitan.

Ia mengingatkan, saat ini yang namanya biaya rumah sakit juga mahal. Oleh sebab itu kenapa ada KIS, agar pas saat kita diberi cobaan sakit pakai ini.

“Kalau sakit batuk-batuk ke Puskesmas jangan langsung masuk rumah sakit, hanya batuk saja ke rumah sakit. Kalau sudah dicek di Puskesmas sakitnya kok paru-paru, ini berat, dirujuk ke rumah sakit baru di sana dirawat, dan tidak dipungut biaya. Pemerintah yang bayar,” jelas Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Mensos Khofifah Indar Parawansa, Menkes Nila F. Moeloek, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.