Pilwalkot Makassar 2018, PDI-P Pinang Deng Ical di Warung Kopi

Editor : Fahmi
Ketua Penjaringan Pilwalkot PDIP Makassar, Raiz Zul Jaiz (kiri) menyerahkan formulir pendaftaran pemilihan walikota kepada Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal (kanan) di Bilangan Jalan Faisal, Makassar, Rabu (17/5/2017).

Online24,Makassar – DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Makassar meminang Sekretaris Partai Demokrat Sulsel, Syamsu Rizal yang juga Wakil Walikota Makassar untuk dicalonkan di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar periode 2019-2024.

Pinangan itu disampaikan langsung oleh Ketua DPC PDIP Kota Makassar, Bahar Machmud dengan mengantarkan langsung formulir pendaftaran Pilwalkot Makassar ke Warkop Faisal , Jalan Faisal, Makassar, Rabu (17/5/2017).

Deng Ical mengatakan diantarkan langsung formulir bakal calon Walikota Makassar adalah sesuatu kebangaan tersendiri baginya.

“Saya berharap partai PDI-P menjadi bagian yang tak terpisahkan buat kami, untuk membangun Makassar ke depan lebih baik,” tutur Deng Ical.

Selain itu, Deng Ical akan mengikuti seluruh mekanisme yang telah ditetapkan oleh PDI-P guna memuluskan niatannya mendapat tiket usungan partai berlogo kepala banteng menyeruduk itu di Pilwalkot Makassar 2018.

Ketua DPC PDIP Makassar, Bachar Mahmud, mengatakan sesuai surat keputusan DPP Partai PDIP untuk menjemput bola setiap pasangan calon kepala daerah yang telah melakukan sosialisasi.

“Tidak seperti tahun- tahun kemarin, kami yang mendatangi,” ujarnya.

Kedatangan pengurus DPC PDIP Makassar disambut langsung oleh Deng Ical yang didampingi oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Basdir, serta relawan lainnya.

PDIP membuka masa pendaftaran mulai 11 sampai 19 Mei. Dilanjutkan pengembalian pada 29 Mei sampai 5 Juni. Tanggal 7 sampai 9 Juni memasuki masa verifikasi berkas. Sebelum berkas yang lolos verifikasi diserahkan ke DPD, akan didahului dengan rapat pleno di tingkat DPC. Bagi bakal calon yang memenuhi persyaratan akan diikutkan wawancara seputar pemahaman akan ideologi partai dan naaionalisme di tanggal 13 hingga 20 Juni.