Lagi, Dua Tersangka Kasus Lahan Bandara Segera Disidang

Reporter :
Editor : Lucky
Kasipenkum Kejati Sulselbar, Salahuddin
Kasipenkum Kejati Sulselbar, Salahuddin

Online24, Makassar – Machmud Osman danĀ  Abdul Rasyid, dua tersangka kasus dugaan korupsi perluasan untuk lahan bandara Sultan Hasanudin Makassar, akan segera disidangkan.

Tim Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulsel (Kejati) Sulsel mengatakan akan segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

“Akan segera dilimpahkan secepatnya. Kemungkinan pekan ini dilimpahkan,” ujar Kasipenkum Kejati, Salahuddin, saat dihubungi, Kamis (18/5/2017).

Machmud Osman dan Rasyid adalah dua dari sembilan tersangka kasus lahan bandara. Machmud osman merupakan mantan Camat Mandai sedangkan Rasyid adalah Kepala Dusun Bado-Bado.

Dalam kasus yang bergulir sejak tahun 2015 ini, Kejati telah menetapkan sembilan orang tersangka. Mereka yaitu mantan Andi Nuzulia mantan (Kepala BPN Maros), Mukhtar D (juru ukur tanah), Hijaz Zainudin (Kasi pemetaan tanah dan kota dan mantan Kepala BPN Wajo), Hamka(Kepala Subseksi Pengaturan Tanah), dan Hartawan (Kasubsi pendaftaran).

Selain itu ada juga Macmud Osman (mantan Camat Mandai), Rasyid (Kepala Dusun), Raba Nur (Kepala Desa Bajimangai), dan Siti Rabiah (PNS di Maros).

Dalam kasus ini, menurut perhitungan badan BPKP, negara mengalami kerugian senilai Rp 317 miliar.(*)