Pungli SMAN 5, Orang Tua Akui Setor Uang ke Yusran

Reporter :
Editor : Lucky

Sidang kasus pungli SMAN 5 Makassar, Kamis (18/5/2017)
Sidang kasus pungli SMAN 5 Makassar, Kamis (18/5/2017)

Online24, Makassar – Sidang kasus dugaan pungli Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Makassar dengan terdakwa Muhamad Yusran kembali digelar di Pengadilan Negeri(PN) Makassar, Kamis (18/5/2017). Sidang yang digelar di ruang Pongtiku tersebut berangedakan mendengarkan keterangan saksi.

Saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut adalah lima orang tua siswa SMAN 5 Makassar. Kelimanya yaitu Andi Zulfiah, Rasdayanti, Amaliyah, Rahmat Jaya, dan Arif Munanddar.

Di dalam persidangan, kelima saksi kompak mengatkan bahwa mereka menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta kepada Yusran. Mereka mengaku menyerahkan uang tersebut di ruangan kepala sekolah.

Saksi Rahmat mengatkan, uang yang ia setorkan tersebut tidak ada hubungannya dengan kelulusan siswa. Melainkan hanya memberikan sumbangan untuk melengkapi fasilitas kelas.

“Kami serahkan uang ini secara ikhlas Pak. Tidak ada hubunganya dengan kelulusan anak saya,” ujarnya.

Selain lima orang tua siswa, dalam sidang ini juga dihadirkan saksi pelapor, Herman Hafid, untuk didengarkan kesaksiannya.

Untk sekedar diketahui, Muhamad Yusran ditahan oleh Kejari Makassar pada tanggal 24 Februari 2017. Dalam kasus tersebut, tim penyidik Kejari Makassar menemukan bahwa total uang pungli yang terkumpul Rp 400 juta.

Menurut pengakuan Yusran, ung tersebut digunakan untuk pembangunan ruang kelas offline atau kelas smart. Ia juga mengakui dari uang yang terkumpul tersebut sebesar Rp 70 juta digunakan untuk kepentingan pribadi Yusran.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yusran didakwa dengan Pasal 12 b ayat 1 pasal 17 undang-undang nomor 31 tahun 1999 dengan ancaman hukuman maksimal penjara 20 tahun denda maksimal Rp 1 miliar.(*)