Pemuda Palestina Divonis 25 Tahun Penjara Usai Tikam 4 Warga Israel

Editor : Endhy

Online24, Tel Aviv – Vonis penjara 25 tahun dijatuhkan oleh pengadilan militer Israel kepada seorang warga Palestina yang telah menikam empat warga Israel di tahun 2015 lalu.

Militer Israel dalam sebuah statemen, Kamis (18/5/2017), menyampaikan bahwa pemuda asal Palestina bernama Imad Tardeh tersebut dinyatakan bersalah atas percobaan pembunuhan.

Selain itu, pengadilan juga memerintahkan Tardeh untuk membayar kompensasi bagi para korbannya senilai total 220 ribu shekel (US$ 60 ribu).

Tardeh masih berumur 19 tahun ketika dirinya menikam empat warga Israel di kota Rishon LeTzion, dekat Tel Aviv pada November 2015. Akibat penikaman tersebut, tiga warga Israel terluka, salah satu di antaranya luka parah. Tardeh ditangkap polisi usai insiden tersebut.

Menurut informasi, gelombang kekerasan sejak Oktober 2015 lalu telah menewaskan setidaknya 263 warga Palestina, 41 warga Israel, dua warga Amerika Serikat, dua warga Yordania, seorang warga Eritrea, seorang warga Sudan dan seorang warga Inggris.

Otoritas Israel menyatakam bahwa, kebanyakan warga Palestina yang tewas tersebut merupakan pelaku penusukan. Sebagian lainnya tewas ditembak saat aksi-aksi demo yang diwarnai bentrokan, beberapa lainnya tewas dalam serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza. Dalam beberapa bulan terakhir, kekerasan tersebut telah mereda.