Senator AS Serukan Pengusiran Dubes Turki Terkait Bentrokan Washington

Editor : moehammad
Senator Amerika Serikat, John McCain
Senator Amerika Serikat, John McCain

Online24, Washington – John McCain, Senator ternama Amerika Serikat (AS) menyerukan pengusiran terhadap Duta Besar Turki, Serdar Kilic. Seruan ini terkait dengan bentrokan yang melibatkan pengawal Presiden Turki Recep Tayyip di luar kediaman Dubes Kilic di Washington DC.

“Kita harus mengusir duta besar mereka keluar dari Amerika Serikat,” tegas McCain dari Partai Republik ini dalam acara televisi MSNBC, ‘Morning Joe’, Jumat (19/5/2017).

Bentrokan yang terjadi pada Selasa (16/5/2017) waktu setempat itu melibatkan demonstran anti-Erdogan dan para pendukung Erdogan. Menurut keterangan korban, saksi mata dan polisi setempat menyebut ada keterlibatan beberapa pengawal Erdogan dalam bentrokan itu. Dua orang ditahan, namun dokumen dakwaan juga menyebutkan, ada 4 hingga 5 pria mengenakan setelan jas lengkap yang menyerang demonstran yang menggelar aksi damai.

Sementar McCain menyebut bahwa pengawal Erdogan itu telah melanggar hukum Amerika Serikat. Dia menyerukan agar pemerintah Amerika Serikat memberikan respons diplomatik yang keras dan menjerat dakwaan pidana terhadap pengawal Turki yang terlibat bentrokan itu.

“Ini bukan hanya orang-orang biasa yang melakukan pemukulan. Ini pengawal keamanan Erdogan. Seseorang memberitahu mereka untuk keluar dan memukuli para demonstran yang beraksi damai ini, dan saya pikir harus ada tindakan, termasuk mengidentifikasi orang-orang ini dan menjeratkan dakwaan pidana kepada mereka,” tutur McCain.

“Terlepas dari itu, mereka melanggar hukum Amerika di wilayah Amerika Serikat, jadi Anda tidak bisa membiarkan itu di Amerika Serikat. Orang-orang di negara kita memiliki hak untuk berunjuk rasa secara damai dan mereka berunjuk rasa secara damai,” tambahnya.

Disisi lain, otoritas Turki menyalahkan para demonstran yang disebut terkait Kurdistan Workers Party (PKK), yang dikategorikan sebagai organisasi teroris. Akan tetapi, Kepala Kepolisian Washington DC menyebutnya sebagai ‘serangan brutal’ terhadap para demonstran yang beraksi damai.

Sementara itu, dalam keterangan terpisah, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan Dubes Turki Serdar Kilic dipanggil untuk dimintai keterangan terkait bentrokan di Washington DC.

“Perilaku personel keamanan Turki awal pekan ini sungguh mengganggu. Departemen Luar Negeri AS menyampaikan kekhawatiran soal peristiwa ini pada level tertinggi dan penyelidikan menyeluruh akan membantu kita mengadili individu yang bertanggung jawab, menjadi hal paling penting bagi kita,” terang pejabat yang enggan disebut namanya.

Akan tetapi, pejabat Amerika Serikat itu juga menyebut, dua pengawal Erdogan yang sempat ditahan, telah dibebaskan dan kembali ke Turki bersama Erdogan. Hukum internasional mengatur bahwa kepala negara dan anggota rombongannya kebal dari penangkapan dan penahanan.

Amerika Serikat pun mengakui hukum ini karena memberikan perlindungan bagi pejabat Amerika Serikat di luar negeri.