Filipina Sebut China Tidak Pernah Ancam Mereka

Editor : Endhy

Online24, Manila – Alan Peter Cayetano selaku Menteri Luar Negeri Filipina, angkat bicara terkait pertemuan antara Presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan Presiden China XI Jinping yang berlangsung pada pekan lalu. Alan menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Jinping tidak melemparkan ancaman kepada Duterte.

Menurut pernyataan Alan, pembicaraan diantara keduanya berlangsung sangat terbuka, dan bersahabat. Dia menyebutkan, tidak ada ancaman ataupun intimidasi yang disampaikan Jinping ataupun Duterte dalam pertemuan tersebut.

“Percakapannya sangat jujur. Ada rasa saling menghormati, ada rasa saling percaya. Konteksnya tidak saling mengancam, bahwa kita akan berperang. Konteksnya adalah bagaimana kita menstabilkan kawasan dan bagaimana kita mencegah konflik,” kata Alan, Senin (22/5/2017).

Sementara, pernyataan Alan sendiri merupakan bantahan terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Duterte beberap waktu lalu. Dimana, sebelumnya Duterte mengatakan bahwa China mengancam perang melawan Filipina jika Manila menuntut klaim pulau-pulau sengketa di Laut China Selatan dan melakukan pengeboran minyak di kawasan tersebut.

Komentar Duterte tersebut disampaikan dalam pidato di acara “National Convention of the Philippine Coast Guard Auxiliary” di Davao, Jumat lalu.

Duterte menyatakan bahwa dia bersekeras kawasan Laut China Selatan adalah milik Filipina, dan mengatakan akan melakukan pengeboran minyak di wilayah itu. Akan tetapi, kata Duterte, Jingpin justru mengancam akan perang habis-habisan jika pengeboran minyak nekat dilakukan pihak Manila.