Pemerintah Suriah Minta PBB Desak Amerika Serikat Hentikan Serangan

Editor : Endhy

Online24, Damaskus – Pemerintah Suriah meminta agar PBB segera mendesak Amerika Serikat (AS) sebagai pemimpin koalisi untuk menghentikan serangan di Suriah. Permintaan ini datang pasca serangan udara koalisi di al-Mayadin yang menewaskan lebih dari 100 orang, dimana mayoritas mereka adalah warga sipil.

Sementara itu, melalui sebuah surat yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dan Dewan Keamanan (DK) PBB, Damaskus mendesak PBB untuk menyerukan penghentian serangan koalisi pimpinan Amerika Serikat di Suriah karena menyebabkan banyak korban jiwa di antara warga sipil, dan melanggar hukum internasional.

Dalam surat tersebut, Minggu (28/5/2017), Kementerian Luar Negeri Suriah menekankan, tindakan koalisi pimpinan Amerika Serikat tidak memfasilitasi perang melawan terorisme. Karena, menurut Kemlu Suriah, serangan tersebut menyebabkan kekacauan di dalam negeri yang menguntungkan aktivitas kelompok teroris.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan, lebih dari 40 anak-anak termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan. Serangan tersebut meratakan gedung di distrik al-Mayadin.

“Banyak keluarga telah melarikan diri dari Raqqa, kubu ISIS ke arah barat laut, di mana pejuang Kurdi Suriah dan Arab yang didukung AS terus melakukan serangan,” ucap SOHR.

Disisi lain, seorang juru bicara untuk koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan ISIS mengatakan bahwa, pasukannya telah melakukan serangan di dekat al-Mayadin pada tanggal 25 dan 26 Mei dan sedang menilai hasilnya.