Mantan Komandan Pasifik Sebut AS Bisa Lakukan Serangan Preemptif ke Korut

Editor : Endhy

Online24, Washington DC – Mantan Komandan Komando Pasifik Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa Washington bisa melakukan serangan preemptive terhadap Korea Utara (Korut). Serangan tersebut dilakukan karena ketakutan Perang Dunia ke-III tumbuh di wilayah itu.

“Hanya karena ini merupakan serangan mendadak terhadap Korea Utara, tragis tidak berarti Donald Trump tidak akan melakukannya,” ucap Samuel J Locklear, Minggu (28/5/2017).

“Jika kepentingan nasional cukup tinggi, dan saya pikir ini adalah kesalahan yang harus dipikirkan oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, jika Anda mulai menekan masalah yang berkaitan dengan kelangsungan hidup Amerika Serikat melawan serangan nuklir, tragis menjadi mungkin untuk menghentikannya. Itu bisa menjadi tragis,” tambahnya.

Pandangan serupa juga dilontarkan oleh Admiral Timothy J Keating, mantan komandan Komando Pasifik lainnya. “Ada banyak pilihan yang tersedia bagi Presiden dan Menteri Pertahanan dalam kerangka perencanaan di Pacific Command,” katanya.

Berulang kali Pyongyang mengancam, baik tetangga dekatnya seperti Jepang dan Korea Selatan serta Amerika Serikat dengan serangan nuklir. Negara komunis tertutup itu diyakini memiliki 15 senjata nuklir.

Pemimpin Korea Utara yang tidak dapat diperdiksi, Kim Jong-un, mengeluarkan ancaman terakhirnya untuk menghilangkan Amerika Serikat awal pekan ini.

Ancaman yang terus berlanjut dari Korea Utara itu terjadi di tengah-tengah uji coba pencegat rudal balistik antar benua pertama (interceptor ballast intercontinental) Amerika Serikat.

Sementara itu, dalam tes pertama dari jenisnya, Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat mengumumkan bahwa pihaknya akan menembakkan pencegat Ground-based Midcourse Defence (GMD) dari sebuah pangkalan militer di California. Sasarannya adalah rudal custom yang menyerupai ICBM yang ditembakkan dari Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall, di tengah Samudra Pasifik.