Hebat! Mantan Penipu dan Pengguna Narkoba Ini Hafal Al-Quran

Editor : Lucky
Penghafal Alquran di Rutan Klas 1 Makassar
Online24, Makassar – Menjadi tahanan atau narapidana bukanlah menjadi akhir segalanya. Mendekam di balik jeruji besi tidak menghalangi cita-cita dan keinginan untuk merubah diri menjadi lebih baik.
Seperti halnya narapidana rutan klas 1 Makassar, Amrullah (35). Narapidana kasus penipuan ini membuktikan bahwa menjadi seorang tahanan tidak selalu negatif. Amrullah kini mempunyai kegiatan positif untuk mengisi waktu selama di dalam rutan.
“Saya sekarang sedang mengikuti program hafidz Quran. Meski baru satu Juz, tapi rasanya membanggakan,” ujar pria kelahiran 35 tahun silam tersebut.
Ia mengungkapkan, dengan belajar menghafal Al-Quran, dirinya merasa lebih dekat dengan Allah SWT.
“Ini juga sebagai salah satu memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ini juga sebagai bekal untuk diri saya sendiri kedepannya,” imbuhnya.
Amirullah tak sendiri. Banyak warga binaan lain yang mengisi waktu luangnya dengan menghafal Al-Quran.
Salah satunya adalah Muhamad Rusdi alias Nando. Pemuda berusia 21 tahun tersebut juga tengah mengisi waktu dengan menghafal Al-Quran. Ia lepas dari kecanduan narkoba dengan bantuan Al Qur’an.
“Saya terjerat kasus narkoba. Semenjak saya disini saya mulai belajar membaca Al-Quran. Dan dengan belajar membaca Al-Quran, saya bisa mengalahkan pikiran saya dari narkoba,” ujar Rusdi.
Selama empat bulan belajar menghafal ayat-ayat Al-Quran, Rusdi kini sudah berhasil menghafal 1 juz.
Pria kelahiran tahun 1996 ini menceritakan awal mula ketertarikannya dengan Al-Quran adalah ketika menyaksikan teman satu sellnya membaca Al-Quran.
“Awalnya lihat teman membaca Al-Quran. Lama-lama saya tertarik belajar. Sebelum masuk di sini, saya sama sekali tidak bisa membaca Al-Quran. Al Qur’an benar-benar merubah hidup saya,” ungkapnya.
Selain lebih mendekatkan diri kepada pencipta, menghafal Al-Quran juga berbuah manis bagi hubungannya dengan keluarga.
“Keluarga saya bahagia dan bangga saya belajar menghafal Al-Quran. Saya pasti akan teruskan setelah keluar dari sini. Kalau sudah masa hukuman habis, saya sudah berniat untuk masuk pesantren,” pungkasnya.
Dibulan Ramadhan ini, Rusdi berpesan kepada pemuda dan remaja di luar sana untuk menjauhi narkoba.
“Daripada bermain dengan narkoba, lebih baik dekatkan diri pada Allah dengan membaca Al-Quran. Lebih banyak manfaatnya,” ujarnya.(*)