Bulan Ramadan, Omzet Penjualan ‘Cakar’ Capai Rp 10 Juta Perminggu

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Lapak pedagang pakaian bekas di Pasar Sentral Rappang, Kabupaten Sidrap.
Lapak pedagang pakaian bekas di Pasar Sentral Rappang, Kabupaten Sidrap.

Online24, Sidrap – Pakaian bekas yang dikenal dengan istilah ‘cakar’, menjadi incaran warga Kabupaten Sidrap pada bulan suci Ramadhan. Hal ini terlihat di pasar Sentral Rappang, Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap.

Ratusan pembeli dari berbagai daerah, sengaja datang ke pasar Sentral Rappang dan memadati lapak penjual cakar. Hal ini terbukti dari ramainya lapak para pedagang cakar setiap harinya.

Wandi, salah satu penjual cakar di Pasar Sentral Pangkajene, mengatakan sudah menggeluti usaha ini sekitar 10 tahun lamanya.

“Pakaian bekas ini yang saya jual ini datang dari berbagai daerah seperti Parepare, Makassar bahkan ada dari Kalimantan,” ujarnya

Sementara jenis pakaian bekas yang dijualnya beraneka ragam, seperti pakaian orang dewasa, anak kecil, celana pendek, celana panjang.

Wandi menambahkan, jika selama bulan Ramadan ini, peningkatan penjualan masih kurang jika dibandingkan tahun lalu. Wandi mengaku jika faktor cuaca menjadi salah satu penyebabnya.

“Namun omzet yang capai dalam seminggu di bulan Ramadan ini sudah mencapai Rp 10 juta perminggu,” ucapnya.

Sementara itu, Farid salah satu pembeli pakaian bekas ini, sangat merasa senang dengan adanya penjual cakar tersebut karena selain murah, ini juga menguntungkan dan harganya terjangkau.

“Sabagai peminat pembeli cakar saya sering membeli celana panjang, pendek, baju kaos dan kemeja dan rata-rata barangnya bagus dan jarang dijual di toko,” ungkapnya

“Kami hanya berharap agar semoga penjual cakar ini dapat berjalan dengan baik ini sangat menguntungkan bagi masyarakat ekonomi lemah dan harganya sangat terjangkau,” pungkasnya.