Tak Berizin, Wabup Toraja Persilahkan KPID Tutup Radio RPK FM

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
KPID dan sejumlah pengurus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) melakukan pertemuan di Kantor KPID. Dalam pertemuan tersebut, terungkap dua stasiun radio milik Pemda Tana Toraja dan Pemda Gowa yakni RPK Fm dan Rewako fm tidak memiliki ijin selama 12 tahun bersiaran.
KPID dan sejumlah pengurus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) melakukan pertemuan di Kantor KPID. Dalam pertemuan tersebut, terungkap dua stasiun radio milik Pemda Tana Toraja dan Pemda Gowa yakni RPK Fm dan Rewako fm tidak memiliki ijin selama 12 tahun bersiaran.

Online24, Makassar – Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, menanggapi teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan terkait tidak berizinnya radio milik Pemda, RPK Fm yang hingga saat ini tidak berizin.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Tana Toraja tersebut mengatakan jika memang radio milik Pemda Tana Toraja tersebut bermasalah pihaknya mempersilahkan KPID untuk menutup.

“Kalau memang menyalahi ya ditutup. Kita tidak ada masalah,” ujar Victor.

Victor juga mengatakan jika pihaknya tidak tahu menahu terkait ijin dari stasiun radio tersebut.

“Saya tidak tahu. Saya baru satu tahun menjabat. Kalau memang harus ditutup, kita dukung KPID,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan melakukan upaya-upaya untuk mendapatkan ijin siaran terhadap dua radio tersebut.

“Kami dukung pemerintah. Kami dari Pemda juga akan mengupayakan proses perijinan. Tapi kami berharap ada win-win solution. Apalagi saya dengar dari KPID akan mendorong serta membantu Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) untuk melanjutkan proses perijinan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya KPID dan sejumlah pengurus Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) melakukan pertemuan di Kantor KPID, Kamis (8/6/2017) siang tadi.  Dalam pertemuan tersebut, terungkap dua stasiun radio milik Pemda Tana Toraja dan Pemda Gowa yakni RPK Fm dan Rewako fm tidak memiliki ijin selama 12 tahun bersiaran.