Saiful Kerap Konsumsi Obat Daftar ‘G’ Sebelum Bakar Keluarganya

Editor : Fahmi
Saipul (22), pelaku pembakaran ibu, anak dan kakeknya menyerahkan diri ke polisi.
Saipul (22), pelaku pembakaran ibu, anak dan kakeknya menyerahkan diri ke polisi.

Online24, Makassar – Saiful (22), pemuda yang tega membakar kakek, ibu dan adik tirinya, di Jalan Seroja, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Jumat (9/6/2017) lalu, ternyata rutin mengonsumsi daftar obat ‘G’.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika, saat ditemui di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Rabu (14/6/2017).

“Setelah di tes urin pelaku ini positif konsumsi daftar obat ‘G’, karena selama satu Minggu terakhir sebelum kejadian, pelaku rutin mengonsumsi obat tersebut,” kata Diari.

Tidak hanya itu, Diari juga menyebutkan selain positif daftar obat ‘G’, ia memastikan pelaku tidak mengonsumsi narkoba jenis sabu. Namun, diduga ia pernah mengonsumsi narkoba jenis ganja.

“Hasil tes urin untuk ganja agak samar-samar. Tapi sepertinya, pelaku sudah berhenti mengonsumsi barang tersebut sejak satu bulan terakhir,” lanjutnya.

Diketahui, alasan pelaku tega membakar anggota keluarganya lantaran sudah naik pitam karena kesal motor miliknya tak kunjung menyala. Bahkan, pelaku kerap menduga bahwa motornya tersebut sengaja di rusak keluarganya.

Akibatnya, dua dari tiga orang yang menjadi korban dinyatakan meninggal dunia. Sania, ibu tiri pelaku meninggal dunia di RS Bhayangkara sehari setelah kejadian. Sementara, ayahnya yang tak lain adalah kakek tiri pelaku menghembuskan nafas terakhirnya di RS Wahidin Sudirohusodo, Rabu (14/6/2017) sore.

Saat ini, pelaku diamankan di Mapolrestabes Makassar setelah menyerahkan diri ke Polsek Mariso, Sabtu (10/6/2017) lalu. Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.

“Pelaku ini dijerat Pasal 187 KUHP junto Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup,” tutup PJS Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Tri Hambodo.