Alumni Annahdlah Apresiasi Keputusan Presiden Jokowi Batalkan Full Day School

Reporter :
Editor : Lucky
KPengurus PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin
KPengurus PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin

Online24, Makassar – Ikatan Alumni Pondok Pesantren Annahdlah mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo membatalkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait full day school.

Hal itu diungkapkan langsung Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Annahdlah yang juga politisi PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin, saat dikonfirmasi via Whatsapp, Selasa (20/6/2017).

“Yang dibutuhkan pendidikan kita bukan merubah jam belajar disekolah, tetapi memperkuat kualitas pendidikan. Seperti perbaikan ruang kelas, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta menyempurnakan kurikulum pendidikan dan evaluasi peserta didik di akhir semester,” ujar Rizal Syarifuddin.

Lebih lanjut, Rizal menjelaskan dari awal kajian kami full day school sangat mengganggu mentalitas siswa dalam melakukan proses belajar disekolah, kebijakan FDS ini sepenuhnya tidak bisa diterapkan secara merata di seluruh indonesia karena setiap daerah berbeda permasalahan pendidikannya.

“Jika ada sekolah swasta yang akan menerapkan FDS sah-sah saja, tapi kementerian pendidikan dan kebudayaan harus membuat regulasi yang mengaturnya, tapi ingat tidak menjadi kewajiban bagi seluruh sekolah untuk menerapkannya” tuturnya.

“Kami juga menghimbau menteri pendidikan dan kebudayaan tidak lagi mempermasalahkan pelajaran agama di sekolah dan perguruan tinggu, bukan di hapus pelajaran agama tersebut tapi disempurnakan kurikulumnya” Tutup Rizal.

 

[fbcomments]