Tak Menyertakan Balon Perempuan, Indo Politico Institute Dikritik

Reporter :
Editor : Fahmi
 Indo Politico Institute merilis kekuatan lima bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan yang akan bertarung pada Pilgub 2018 mendatang.
Indo Politico Institute merilis kekuatan lima bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan yang akan bertarung pada Pilgub 2018 mendatang.

Online24, Makassar- Indo Politico Institute menggelar paparan temuan survei dan diskusi pemilukada Sulsel tahun 2018 mendatang di Condotel Hotel, Jalan Hos Cokrominoto, Kamis (22/6/2017).

Dalam diskusi tersebut dihadiri sejumlah pembicara diantaranya, Executive Direktur Indo Politico, Abdul Aziz, akademisi Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, Unhas, Prof Indar Arifin, dan Pengamat Universitas Bosowa, Arief Wicaksono.

Dalam pemaparan tersebut Indo Pilitico Institusi melakukan survei dengan sepuluh nominasi kandidat Gubernur Sulsel, diantaranya Nurdin Abdullah, Nurdin Halid, Ichsan Yasin Limpo, Agus Arifin Nu’mang, Rivai Ras, Akbar Faizal, Rusdi Masse, Luthfy A Mutti, Burhanuddin Andi dan Ni’matullah.

Namun dari sepuluh nama yang disurvei tak satupun bakal calon dari perempuan yang disurvei oleh Indo Politico Institute.

Hal itu yang membuat pengamat politik Unhas, Prof Indar Arifin mengeluarkan kritikan terhadap hasil survei Indo Politico Institute.

“Miris dari 10 survei tak satupun dari perempuan, padahal dari calon perempuan juga banyak yang muncul nama, seperti Aliyah Mustika,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Indo Politico Institute, Abdul Azis, mengatakan mengapa tidak dimasukan bakal calon dari perempuam dikarenakan tidak terfikir untuk mensurvei bakal calon Gubenur dari kalangan perempuan.

“Kami tidak terfikirkan, karena sepuluh nama itu yang menjadi nama yang sering dibicarakan, nanti di survei selanjutnya kami akan minta tanggapan responden,” tutupnya.