Hari Pertama Kerja, Wabup Lutim Soroti Disiplin Pegawai

Editor : Lucky
Jajaran Pemkab Lutim bersalaman usa apel pertama setelah libur lebaran, Senin (3/7/2017)
Jajaran Pemkab Lutim bersalaman usa apel pertama setelah libur lebaran, Senin (3/7/2017)

Online24, Malili – Hari pertama kerja usai libur lebaran Idul Fitri 1438, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melaksanakan upacara bendera yang dilanjutkan halal bi halal berupa salam salaman antara pejabat dan seluruh aparatur Pemda yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (3/7/2017).

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang mewakil Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, menyampaikan ucapan selamat hari Idul Fitri. Menurutnya, ketidakhadiran Bupati hari ini karena sedang ada kegiatan dinas di Jepang dalam rangka pengembangan industri sagu di Luwu Timur.

Orang nomor dua di Luwu Timur ini juga menyoroti soal tingkat kedisiplinan pegawai. Menurut Irwan, kedisiplinan salah satu tolak ukur penilaian kinerja pegawai.

“Bagaimana kinerja mau bagus kalau disiplin saja masih belum maksimal. Saya harap momen Idul Fitri ini, pola kinerja kita berubah. Kinerja kita harus lebih baik dan terukur,” katanya.

Ke depan, kata Wabup, tantangan pembangunan harus mampu dijawab dengan merubah pola pikir. Jangan stagnan dengan pola pikir yang lama. Setiap aparatur harus mulai berpikir kreatif dan melakukan lonjakan-lonjakan berpikir untuk membangun daerah.

“Tidak mungkin untuk membangun daerah ini hanya Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala OPD saja yang pikirkan. Saya yakin, dari eselon 3, 4, staf, hingga pegawai honor pasti punya ide maupun gagasan inovatif. Jangan ragu sampaikan hal itu. Lakukan perubahan mininal di OPD kita masing- masing,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Irwan kembali mengajak seluruh aparatur Pemkab Luwu Timur merubah kebiasaan-kebiasaan lama, seperti kebiasaan kurang disiplin, suka menunda pekerjaan, tidak kreatif dan inovatif tapi harus berubah menjadi lebih baik lagi.

“Semua kinerja harus terukur, jika melakukan perjalanan dinas buatkan laporan perjalanan agar semua menjadi jelas dan terukur sehingga mudah di evaluasi,” kuncinya.(*/hms).