Terkait Dana Jaminan Rujukan Mobil Ambulans, Sekda Sinjai Akan Panggil Pihak BPJS dan RSUD

Reporter :
Editor : Asri Muhammad

Online24, Sinjai- Menanggapi masalah uang biaya jaminan mobil ambulans bagi peserta BPJS yang ditarik oleh RSUD Sinjai, ditanggapi oleh Sektetaris Daerah (Sekda) Sinjai, H Taiyeb A Mappasere, dengan Ketua DPRD Abd Haris Umar.

Taiyeb menegaskan, akan memanggil kedua belah pihak yakni BPJS dan RSUD Sinjai untuk mencari solusi terbaik dalam melahirkan kesepakatan bersama.

“Minggu ini saya akan panggil kedua belah pihak,” tegas Taiyeb.

Menurut Taiyyeb, seharusnya ini tidak perlu terjadi jika saja pihak BPJS tidak berbuat ‘ulah’ dengan kadang menolak klaim pembayaran dari RSUD Sinjai, bahkan dia menyatakan kesal dengan BPJS yang tidak memaksimalkan pelayanan, padahal hal inilah yang biasanya membuat RSUD Sinjai meminta jaminan apabila ada rujukan mengunakan Ambulans keluar daerah.

“Keduanya akan kita panggil untuk mengambil kesepakatan, sebenarnya jika ada yang mau dirujuk itu harus ada jaminan dari BPJS yang harus kita minta juga BPJS harus standbay 24 jam kalau tidak kita minta tarik MOU dan kita akan persoalkan. Seperti kalau malam tidak ada petugasnya jadi kalau ada yang mau dirujuk maka tidak ada yang mengecek kelengkapannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai Abdul Haris Umar mengaku, baru tahu adanya prosedur yang mengharuskan penguna BPJS untuk menyetor uang jaminan sampai berbulan-bulan lamanya baru dikembalikan.

“Kenapa bisa seperti itu, kalau Masyarakat misalnya tidak punya persiapan bagaimana? Makanya ini kita akan carikan solusi,” terangnya.