BPJS dan RSUD Sinjai Sepakat Biaya Jaminan Mobil Ambulans Ditiadakan

Reporter :
Editor : ifan Ahmad
Direktur RSUD Sinjai, dr. Amaluddin dan Kepala BPJS Kesehatan Sinjai, Jabbar.
Direktur RSUD Sinjai, dr. Amaluddin dan Kepala BPJS Kesehatan Sinjai, Jabbar.

Online24, Sinjai – Persoalan biaya jaminan mobil ambulans bagi pasien yang hendak dirujuk yang selama ini menjadi polemik, akhirnya menemui titik terang dari pihak BPJS Kesehatan dengan RSUD Sinjai setelah kedua pihak menyepakati tidak ada lagi biaya jaminan yang dibebankan kepada pasien jika hendak di rujuk.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala BPJS Sinjai, Jabbar, saat ditemui awak media, yang berlaku mulai Senin 11 Juli 2017 dan persoalan ini juga sudah dibicarakan dengan pihak RSUD Sinjai.

“Kita sudah adakan rapat dengan Direktur RSUD Sinjai, dan kita minta kepadanya untuk tidak lagi membebankan uang jaminan kepada pasien sehingga itu menjadi urusan kita dengan RSUD saja kedepannya,” katanya, Senin (11/7/2017).

Sementara itu, Direktur RSUD Sinjai, Amaluddin membenarkan hal tersebut. Dikatakannya bahwa sudah ada kesepakatan dengan pihak BPJS Kesehatan agar pasien peserta BPJS tidak lagi terbebani dengan adanya jaminan yang pencairannya memakan waktu berbulan-bulan.

“Saya sudah sosialisasikan dan perintahkan kepada semua petugas di RSUD untuk tidak lagi memakai jaminan, itu berlaku mulai hari ini bagi peserta BPJS PBI maupun Mandiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, terkait polemik tersebut, Sekda Sinjai, H. Taiyyeb A. Mappasere menjadwalkan waktu untuk mempertemukan BPJS Kesehatan dan RSUD Sinjai untuk membicarakan solusi apa yang akan dilakukan, Sekda Sinjai yang tidak lama memasuki masa pensiun ini bahkan mengancam akan menarik MOU dengan BPJS Kesehatan jika persoalan ini secepatnya tidak ditangani.